Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2021, Restorasi Ekosistem dan Aksi Kita!

oleh -90 kali dilihat
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2021, Restorasi Ekosistem dan Aksi Kita!
Ilustrasi pemulihan ekosistem - Foto/GlobalGarland

Klikhijau.com – Selamat Hari Lingkungan Hidup Sedunia, tepat hari ini, 5 Juni 2021. Seperti tahun-tahun sebelumnya, perayaan hari lingkungan hidup digelar dengan ragam aksi kolaboratif berkaitan dengan pemulihan lingkungan.

Tema World Enviromental Day 2021 tahun ini adalah “Restorasi Ekosistem”. Narasi “restorasi” tentu sarat makna. Narasi ini sekaligus suatu seruan atau ajakan untuk bagaimana berbuat sesuatu untuk perbaikan lingkungan.

Seruan itu ditujukan pada kita semua sebagai individu, pada kita sebagai sebuah komunitas, swasta, pemerintah dan lainnya. Apa pun profesi, status sosial bahkan di mana pun kita berada, sudah selayaknya kita berkontribusi pada pemulihan lingkungan.

Apa itu restorasi ekosistem?

Restorasi ekosistem berarti membantu pemulihan ekosistem yang telah rusak atau rusak, serta melestarikan ekosistem yang masih utuh.

Mengapa penting menjaga dan memulihkan ekosistem? Sebab pada ekosistem yang lebih sehat dan keanekaragaman hayati yang terjaga dapat menghasilkan manfaat yang lebih besar seperti tanah yang lebih subur, hasil kayu dan ikan yang lebih besar, dan simpanan gas rumah kaca yang lebih besar.

KLIK INI:  Ini Tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2021

Dengan kata lain, ekosistem yang terjaga dapat menunjang kebutuhan pangan, kesehatan manusia bahkan kesejahteraan. Kebersadaran akan hal ini penting agar kita tidak hanya bergerak untuk memulihkan, tetapi juga menjaganya agar tetap lestari.

Semua jenis ekosistem dapat dipulihkan, termasuk hutan, lahan pertanian, kota, lahan basah, dan lautan.

Restorasi dapat dilakukan dengan banyak cara – misalnya melalui penanaman aktif atau dengan menghilangkan tekanan sehingga alam dapat pulih dengan sendirinya.

Restorasi dapat menghilangkan 13 hingga 26 gigaton gas rumah kaca dari atmosfer. Manfaat ekonomi dari intervensi tersebut melebihi sembilan kali biaya investasi, sedangkan tidak adanya tindakan setidaknya tiga kali lebih mahal daripada restorasi ekosistem.

Pakistan, tuan rumah 

Setiap Hari Lingkungan Hidup Sedunia diselenggarakan oleh negara yang berbeda, di mana perayaan resmi berlangsung, dan tuan rumah tahun ini adalah Pakistan.

Pemerintah Pakistan berencana untuk memperluas dan memulihkan hutan negara melalui ‘Tsunami 10 Miliar Pohon ‘ yang tersebar selama lima tahun.

KLIK INI:  Ngeri, Pencemaran Plastik di Laut Ancam Oksigen yang Kita Hirup

Kampanye tersebut mencakup restorasi bakau dan hutan, serta penanaman pohon di lingkungan perkotaan, termasuk sekolah, perguruan tinggi, taman umum, dan sabuk hijau.

Melalui Tsunami 10 Miliar Pohon, Pakistan berkontribusi pada Tantangan Bonn, sebuah upaya global yang terkait dengan Dekade Pemulihan Ekosistem PBB.

Di bawah tantangan tersebut, negara-negara berjanji untuk mengembalikan 350 juta hektar lahan terdeforestasi dan terdegradasi di dunia pada tahun 2030.

Dekade PBB tentang Restorasi Ekosistem (2021-2030)

Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah memproklamirkan Dekade PBB tentang Restorasi Ekosistem menyusul proposal dan resolusi untuk tindakan oleh lebih dari 70 negara dari semua garis lintang.

KLIK INI:  Gunung Sampah di India Jadi Saingan Baru Taj Mahal

Ini adalah seruan untuk perlindungan dan kebangkitan ekosistem di seluruh dunia, untuk kepentingan manusia dan alam. Ini bertujuan untuk menghentikan degradasi ekosistem, dan memulihkannya untuk mencapai tujuan global.

Hanya dengan ekosistem yang sehat kita dapat meningkatkan mata pencaharian masyarakat, melawan perubahan iklim, dan menghentikan runtuhnya keanekaragaman hayati.

Dekade PBB berlangsung dari tahun 2021 hingga 2030, yang juga merupakan batas waktu untuk Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan garis waktu yang telah diidentifikasi oleh para ilmuwan sebagai kesempatan terakhir untuk mencegah bencana perubahan iklim.

Dipimpin oleh Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP) dan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), Dekade PBB sedang membangun gerakan global yang kuat dan berbasis luas untuk meningkatkan pemulihan dan menempatkan dunia di jalur yang tepat untuk pembangunan berkelanjutan. masa depan. Itu termasuk membangun momentum politik untuk restorasi serta ribuan inisiatif di lapangan.

KLIK INI:  Lagi, Ditemukan Tumpukan Sampah Plastik di Perut Sapi Laut
Apa aksi nyata kita?

Ada banyak aksi nyata yang bisa dilakukan di momen Hari Lingkungan Hidup sedunia. Tentu penting pula untuk merelevansikan dengan tema perayaan setiap tahunnya.

Apa saja aksi nyata yang bisa dilakukan?

  • Menanam pohon

Menanam pohon penting dilakukan setiap waktu. Namun, bila dilakukan di momen hari lingkungan sedunia, tentu akan sangat bermakna. Pohon yang ditanam sekaligus sebagai simbol bahwa kita sedang melakukan sesuatu untuk pemulihan bumi. Pohon sangat penting bagi bumi dan juga ekosistem yang ada.

  • Berkebun

Merayakan hari lingkungan hidup dengan berkebun atau menata kebun juga bisa dilakukan. Terlebih bila melibatkan anak-anak kita dan mengajak mereka berdiskusi ringan tentang momen penting hari ini.

  • Mengubah pola makan

Pola makan ternyata dapat berkontribusi terhadap perubahan iklim. Di Indonesia, sampah makanan termasuk cukup besar akibat pola makan yang boros dan kebiasaan menyisakan makanan. Mulailah membangun kebersadaran diri dengan mengubah pola makan. Misalnya dari hal sederhana dengan menghabiskan makanan di piring.

  • Aksi bersih di sungai dan pantai

Aksi bersih di sungai dan laut juga bisa dilakukan. Ada banyak komunitas yang terlibat dalam aksi bersih pantai dan sungai sebagai satu cara memperingati hati lingkungan hidup sedunia. Aksi ini bisa dilakukan bersama dengan komunitas atau dengan melakukannya secara individu.

  • Menghijaukan kota

Aksi penghijauan kota bisa pula dilakukan sebagai upaya memulihkan lingkungan. Aksi ini tentu bisa dilakukan oleh pemerintah, komunitas dan swasta. Kolaborasi untuk memulihkan ekosistem tentu menarik digalakkan untuk hasil yang lebih baik.

  • Mengikuti diskusi lingkungan

Setiap momen hari lingkungan biasanya ada banyak komunitas yang menggelar diskusi bertema lingkungan. Di masa pandemic Covid-19 ini, hampir semua diskusi digelar secara virtual, kamu bisa mengikutinya untuk menambah wawasan dan perpektif baru tentang pemulihan lingkungan.

Selamat hari lingkungan sedunia 2021, salam lestari!

KLIK INI:  Mengapa Sampah APD Harus Terbuang ke Laut Selama Pandemi?