Ekologi Hutan dan Peranannya dalam Pengelolaan Hutan

oleh -49 kali dilihat
4 Fakta Menarik Perihal Hutan Kota sebagai Pengendali Polusi Udara
Ilustrasi - Foto/Pixabay

Klikhijau.com – Ekologi hutan sejatinya adalah bagian dari ekologi yang secara spesifik mempelajari ekosistem hutan.

Istilah ekologi sendiri pertama kali diperkenalkan oleh Ernest Haeckel, seorang ahli biologi berkebangsaan Jerman pada tahun 1869.

Istilah ekologi berasal dari bahasa Yunani yakni oikos yang berarti rumah atau tempat tinggal atau tempat hidup atau habitat, dan logos yang berarti ilmu, telaah, studi atau kajian (Soemarwoto, 1983; Irwan, 1992; Resosoedarmo dkk, 1986).

Lebih terang, definisi ekologi dijelaskan Irwan (1992) bahwa ekologi adalah ilmu pengetahuan mengenai hubungan antara organisme dengan lingkungannya.

KLIK INI:  9 Manfaat Tumbuhan bagi Manusia dan Lingkungan

Dalam pengertian lain, ekologi adalah ilmu yang mempelajari pengaruh faktor lingkungan terhadap makhluk hidup. Lebih lanjut, menurut Kendeigh (1980) menerangkan bahwa ekologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara organisme yang satu dengan organisme yang lain serta lingkungannya.

Dalam perspektif ekologi hutan, hutan dipandang sebagai suatu ekosistem. Hal ini karena adanya hubungan antara masyarakat tetumbuhab pembentuk hutan dengan binatang liar dan alam lingkungannya sangat erat.

Dua perspektif

Kaitannya sebagai suatu ekosistem, hutan dapat dipelajari dari dua segi yakni segi autekologi dan segi sinekologinya (Soerianegara dan Indrawan, 1982).

Dari aspek autekologi, hutan bisa dipelajari pengaruh suatu faktor lingkungan terhadap hidup dan tumbuhnya suatu jenis pohon yang sifat kajiannya mendekati fisiologi tumbuhan, dapat juga dipelajari pengaruh suatu faktor lingkungan terhadap hidup dan tumbuhnya suatu jenis binatang liar atau margasatwa. Bahkan dalam autekologi dapat dipelajari pola perilaku suatu jenis binatang liar, sifat adaptasi suatu jenis binatang liar maupun sifat adaptasi suatu jenis pohon.

KLIK INI:  Merespons Keresahan Midori tentang Pembalut dalam Norwegian Wods

Sedangkan dari segi sinekologi, dapat dipelajari berbagai kelompok jenis tumbuhan sebagai suatu komunitas, misalnya mempelajari pengaruh keadaan tempat tumbuh terhadap komposisi dan struktur vegetasi atau terhadap produksi hutan.

Peranan ekologi hutan dalam pengelolaan hutan

Jadi secara spesifik dapat dikatakan bahwa ekologi hutan adalah ilmu yang disajikan sebagai dasar bagi beberapa ilmu kehutanan, misalnya silvikultur, konservasi sumber daya hutan, manajemen hutan, manajemen satwa liar, dan perlindungan hutan.

Ekologi hutan dalam konteks ini harus memandang atau menpelajari hutan sebagai suatu ekosistem.

Ekosistem terdiri atas komponen hayati (makhluk hidup) dan nonhayati (benda mati) yang antar keduanya saling berinteraksi (Odum, 1993).

Menimbang bahwa ekosistem sangat kompleks, maka para ahli ekologi harus dapat memahami hutan secara menyeluruh. Artinya, mereka harus menjadi seorang generalis yang memiliki kemampuan dalam menggunakan hasil temuan seorang spesialis ilmu yang terkait untuk menyelesaikan masalah kehutanan.

Oleh sebab itu, manusia yang memanfaatkan atau mengelola ekosistem hutan tersebut harus mempunyai pengetahuan ekologi (ekologi hutan). Dan mau menerapkan dalam setiap kegiatan pemanfaatan dan pengolahan hutan, sehingga hutan dapat dimanfaatkan secara maksimal dan keleatariannya terjamin.

Bahkan, pengetahuan ekologi hutan sejatinya menjadi prasyarat bagi prosesi rimbawan, bagi para petugas yang mengelola ekosistem hutan, bagi para pencinta alam dan lingkungan, juga pada siapa pun yang ingin memanfaatkan atau mempunyai kepentingan dengan ekosistem hutan (Manan, 1978).

Pendeknya, pengetahuan mengenai ekologi hutan dapat dimanfaatkan mengendalikan dampak yang ditimbulkan dalam pengelolaan sumber daya alam seperti tanah, air, mineral, energi, minyak bumi dan lainnya.

Dengan demikian, pemahaman mendalam mengenai ekologi hutan dapat membantu manusia untuk memanfaatkan dan melestarikan sumber daya alam.

Di bidang pengelolaan hutan, kesalahan pengelolaan hutan dapat dihindari jika semua orang yang terlibat dalam ekosistem hutan memahami kaidah dan aturan main ekologi yang disebut sebagai konsep ekologi.

*Sunber: Buku “Ekologi Hutan” karya Indriyanto, Bumi Aksara, 2006.

KLIK INI:  Membaca Tren Isu Politik Lingkungan Global