EcoNusa Perkenalkan Aksi “Jaga Laut” pada Anak-anak Muda di Makassar

oleh -48 kali dilihat
EcoNusa Perkenalkan Aksi Jaga Laut pada Anak-anak Muda di Makassar
CEO EcoNusa, Bustar Maitar yang membuka acara mengatakan, kegiatan “Jaga Laut” di Makassar - Foto/Ist

Klikhijau.com – Yayasan Ekosistem Nusantara (EcoNusa) memperkenalkan aksi “Jaga Laut” pada anak-anak muda pada sejumlah komunitas lingkungan dan konservasi di Makassar, Kamis (25/3/2021).

Jaga Laut Merupakan wadah kolektif independen bagi kaum muda baik itu individu atau komunitas berbasis kesukarelawanan untuk bergerak bersama menjaga laut Indonesia.

Narasi “Jaga Laut” merupakan satu fokus EcoNusa, sebuah organisasi nirlaba yang bertujuan menguatkan kesadaran publik tentang laut lestari.

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk diskusi ini dibuat untuk membangun opini publik dan menggalang dukungan dari mereka menjadi kunci keberhasilan mewujudkan gerakan.

CEO EcoNusa, Bustar Maitar yang membuka acara mengatakan, kegiatan “Jaga Laut” merupakan satu upaya mendorong kolaborasi bersama dalam menjaga laut.

KLIK INI:  Sampah Terbanyak Kedua di Pantai, Kemasan Makanan dan Minuman

“Semua pihak dapat mengambil peran dalam menjaga laut. Itulah mengapa kegiatan ini digelar,” kata Bustar.

Hal ini penting mengingat isu kelautan dan perikanan Indonesia khususnya di kawasan di Indonesia Timur sangatlah strategis.

Bustar mencontohkan, penambangan pasir yang mengakibatkan hilangnya ikan tenggiri, abrasi, dan juga rusaknya ekosistem laut karena sedimentasi yang tengah terjadi di Spermonde, Sulawesi Selatan, Makassar.

Pihaknya menilai betapa penting adanya suatu pelibatan masyarakat setempat untuk membantu memahami konteks persoalan dengan lebih baik.

“Mereka memahami bagaimana dinamika budaya dan pengaruhnya pada isu kelautan. Hal ini tentu menjadi potensi berharga bagi EcoNusa,” tuturnya.

KLIK INI:  Tawa Ceria Anak Pesisir Pantai Kalumeme di Tengah Abrasi
Mengapa di Makassar?

Makassar pernah menjadi lokasi kegiatan Ocean EcoNusa, sehingga sudah banyak paramuda Makassar dengan beragam latar belakang komunitas mengenal EcoNusa.

EcoNusa juga hendak mengenalkan Jaga Laut, sebuah wadah yang dapat menampung mereka untuk bergerak bersama, sekaligus menjadi wadah mengelola dukungan bagi agenda Ocean EcoNusa.

Dukungan yang nantinya terhimpun dari paramuda Makassar tersebut perlu dikelola secara kontinyu sebagai volunteer. Jadi, Jaga Laut akan menjadi wadah volunteer yang bergerak untuk mewujudkan laut yang lestari.

Bentuk ini lebih fleksibel, sebab relasi yang terbangun adalah antar individu, dan Jaga Laut memiliki kontrol kuat pada rancangan gerakan.

Volunteer pool juga sangat meminimalisir potensi gesekan antar kelompok, sebab tidak ada nilai atau kepentingan lain yang mengikat mereka.

Namun, di lain sisi membangun volunteer pool membutuhkan personel yang cakap untuk menghidupkan dinamika di masing-masing kantong volunteer.

Bagi Econusa, dibutuhkan rancangan komunikasi dan agenda proaktif dari tim Jaga Laut untuk mengelola gerakan volunteer yang telah terhimpun agar tidak mati suri.

Selanjutnya, Jaga Laut juga perlu secara periodik melakukan kaderisasi, sebab tentu ada batas waktu bagi setiap individu aktif dalam kegiatan sukarela.

KLIK INI:  Pembalakan Liar di Hutan Mangrove Lantebung Makassar Terjadi Jelang PSBB