Daun Melinjo Kaya Manfaat, Anti Aging hingga Meredakan Diare

oleh -23 kali dilihat
Daun Melinjo Kaya Manfaat, Anti Aging hingga Meredakan Diare
Daun Melinjo - Foto/GhenumTropical
Zakiyatur Rosidah

Klikhijau.com – Ketika Idulfitri yang tradisinya tiap rumah menghidangkan jajanan khas lebaran, di rumah para tetangga saya banyak sekali terhidang keripik melinjo.

Namun, setelah saya perhatikan para orang tua banyak yang enggan memakannya dengan alasan ‘nanti asam urat’. Apakah benar melinjo hanya menyebabkan asam urat?

Tunggu dulu, meskipun banyak yang menyatakan bahwa buah melinjo dapat menyebabkan asam urat, banyak bagian lain darinya yang kaya akan manfaat, salah satunya daun melinjo.

Ternyata, daun ini kaya antioksidan dan menyehatkan badan jika pengolahannya benar. Mari simak penjelasannya berikut ini:

KLIK INI:  Praktis dan Ekonomis, Ini Manfaat Limbah Cair Cucian Beras untuk Tanaman!
Kandungan daun melinjo

Tanaman yang mempunyai nama latin Gnetum gnemon ini berasal dari kawasan Asia Tenggara dan pulau-pulau yang berada di sekitaran Samudera Pasifik.

Meskipun buahnya sering dituduh menjadi penyebab tingginya kadar asam urat dalam tubuh, pada dasarnya baik buah maupun daunnya memiliki kadar antioksidan yang tinggi.

Selain antioksidan, daun ini juga mengandung protein, kalium, serat, kalsium, fosfor, zat besi, magnesium, dan vitamin A.

Manfaat daun melinjo

Daun yang sering dijumpai pada sayur asam dan di Jawa sering pula disebut ‘Godhong So’ alias daun melinjo muda ini kaya akan manfaat untuk kesehatan, di antaranya:

KLIK INI:  Mengenai Tungau dan Dampak yang Ditimbulkan Setelah Menyingkirkannya
  1. Mencegah penuaan dini

Daun melinjo yang sarat akan antioksidannya tinggi mampu menangkal radikal bebas dan merangsang produksi kolagen sehingga kulit cepat meregenerasi sel-selnya yang mati. Tak cuma perawatan dari luar yang kelihatan mata saja, kulit tubuh juga memerlukan perawatan dari dalam. Jadi, mengonsumsi daun melinjo dapat membantu mewujudkan hal tersebut.

  1. Merdakan infeksi gusi

Sahabat hijau pernah mendengar istilah periodontitis? Periodontitis adalah infeksi yang terjadi di jaringan penyangga gigi seperti gusi.

Daun melinjo sendiri bukanlah obat periodontitis. Namun, tingginya kadar antioksidan dalam daun melinjo dapat mempercepat penyembuhan peradangan pada gusi.

  1. Menjaga metabolisme tubuh

Daun melinjo dapat meningkatkan metabolisme tubuh sehingga organ di dalamnnya dapat berfungsi dengan semestinya. Daun ini mengandung serat, yang dapat membuat sistem pencernaan bekerja menghancurkan makanan dengan lebih maksimal.

Selain itu, daun melinjo dapat meningkatkan kadar kolesterol baik dalam tubuh. Jika metabolismenya baik, maka tubuh tak menyimpan banyak lemak jahat dan menurunkan risiko obesitas.

KLIK INI:  Bagaimana Pengaruh Sinar Matahari terhadap Warna Daun Tanaman?
  1. Menjaga Kadar Gula Darah

Antioksidan flavonoid dalam daun ini bisa membantu menjaga kadar gula darah. Karena flavonoid sifatnya antidiabetes. Zat flavonoid bisa mengikat radikal bebas sehingga stres oksidatif bisa berkurang. Ketika stres oksidatif berkurang, kerusakan pankreas dan risiko mengalami diabetes berkurang.

  1. Meredakan Diare

Manfaat daun melinjo yang terakhir adalah membantu meredakan diare. Ya, ada penelitian yang melaporkan daun melinjo dapat mematikan bakteri E. coli, yaitu patogen penyebab diare dan gangguan pencernaan lainnya.

Namun, kalau diarenya sudah parah, jangan hanya mengonsumsi daun melinjo. Konsumsilah oralit untuk meredakannya. Bila perlu, kunjungi dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat, sebab diare parah membutuhkan antibiotik untuk penyembuhannya.

Untuk cara mengolahnya, jika dimasak, cukup masukkan di saat-saat terakhir memasak saja dan jangan sampai layu. karena kalau dimasukkan dari awal, gizi akan hilang dan malah membahayakan. Mengonsumsi daun ini juga secukupnya saja dan tidak disarankan dikonsumsi setiap hari.

Nah, itulah kandungan nutrisi dan beragam manfaat dari daun melinjo. Semoga bermanfaat!

KLIK INI:  Jengkol dan 6 Manfaatnya Bagi Kesehatan