Daun Janda Bolong Keriput dan Layu, Apa Solusinya? Ini Kata Warganet!

oleh -355 kali dilihat
Daun Janda Bolong Keriput dan Layu, Apa Solusinya Ini Kata Warganet!
Janda bolong milik Ansory yang layu dan menjadi bahan diskusi di grup FB Ide Membuat Taman - Foto/FB: Ansory Bintang

Klikhijau.com – Pernah mengalami daun tanaman janda bolong di rumah kamu tetiba keriput daunnya, layu bahkan seolah akan mati mendadak? Ada banyak orang pernah mengalaminya dan tentu suatu pengalaman yang mencemaskan.

Itulah yang dialami seorang Ansori Bintang (pegiat tanaman hias) yang membuatnya berbagi cerita dan curhat di sosial media. Gundah gelisah Ansori ditumpahkan di facebook pribadinya, juga di grup facebook “Ide Membuat Taman”.

Seperti gayung bersambut, curahan hati Ansori diserbu ratusan Warganet. Perbicangannya benar-benar ramai, sebab Ansori membagikan komentarnya di grup Facebook “Ide Membuat Taman”, sebuah kanal khusus para penggemar tanaman hias. Di grup inilah, orang-orang bisa berbagi gambar tanaman, tips ataupun keluhan yang sedang dilami.

“Gaes janda bolongku kok daunnya keriput kekuningan ya tiap muncul yang baru…solusinya gaes?” Demikian celoteh Anshori yang mendadak direspons warganet.

Umumnya, komentar yang ada memberikan solusi dan pengalaman pribadi. Jadi, jawaban-jawaban jagad sosial media cukup menarik, setidaknya karena berbasis pada pengalaman masing-masing. Meski tak sedikit bernada candaan dan bikin ngakak.

KLIK INI:  Jeff, Iwan dan Kisah Janda Bolong yang Terjual Selangit Pekan Ini
Jawaban Warganet

Jumartik misalnya merespons kegalauan Ansory dengan mengatakan: “jangan sering-sering disiram!” Maksudnya tentu saja, janda bolong tak baik keseringan disiram. “Kalau tanahnya basah terus daun kuning bun…” tambah Jumartik.

“Saya punya ditaruh di tempat yang teduh. Jadi, seminggu sekali baru disiram,” tulis Jumartik lebih detail.

Jawaban ini rupanya lumayan memuaskan seorang Anshori. “Ooh gitu yah, itu sering saya siram bun…” balas Ansory membenarkan. Keduanya pun berbalas kata di kolom komentar. Namun, inti dari pesan Jumartik adalah janda bolong tidak boleh sering disiram dan sebaiknya ditempatkan pada posisi yang teduh.

Solusi lainnya datang dari Netizen bernama WildhanCute. “Solusinya, cacah potong-potong per ruas batang, rendam air, biarkan sampai muncul akar baru, kemudian tanam lagi. Atau tanam di air yang lebih subur,” tulisnya.

Janda bolong layu
Postingan tanaman janda bolong milik Iin Prihartini di Facebook yang tumbuh subur.

Upaya alternatif juga dilontarkan Yam Yam Sarimayah. Yam menyarankan, agar mengganti media tanam janda bolong bila daunnya keriput. Ansori pun membenarkan saran ini yang kebetulan media tanam janda bolongnya memang terlalu basah. Yam juga menyarankan pada Ansori agar penyiraman dilakukan dua hari sekali. Sedangkan media tanamnya disarankan arag dicampurkan tanah dan sekam.

Pengalaman menyiram janda bolong dua hari sekali juga dibenarkan oleh Wahon Maryete. Wahon bahkan memposting tanamannya yang segar bugar berkat penyiraman yang hanya dua hari sekali.

KLIK INI:  Misteri di Balik Tanaman Monstera yang Menangis di Pagi Hari
Antara solusi dan guyonan

Beberapa lagi diantaranya memberi saran alternatif, misal diberi pupuk kambing, disiram pakai air micin dan disiram pakai air cucian beras.

Wah, ada banyak saran menarik dan layak dicoba rupanya dari obrolan santai perihal perawatan janda bolong.

Meski tak sedikit pula yang memberi solusi dengan guyonan. Ririn SWulan misalnya mengatakan: “Mungkin jandanya sudah tua bun, makanya kriput tapi blum monopouse, buktinya masih melahirkan daun baru,” tulisnya.

Candaan bikin ngakak lainnya juga tak kalah lucunya: “mungkin itu janda bolongnya dah berumur bu, seperti nenek saya dia juga janda dan kulitnya udah keriput,” tulis Arjuna Ireng.

Simboke Aji Risky lebih guyon lagi, ia menulis “kangen belaian bun…” hee…. “Minta dikawinin jandanya paling” celetuk Choel.

Ada banyak lagi komentar-komentar menarik dan lucu-lucu. Begitulah, membahas seputar janda bolong memang tiada habisnya. Terlebih semakin banyak orang yang fans berat dengan tanaman khas satu ini.

Di tengah guyonan dan pengalaman berbagi itu sepertinya ada pengalaman otentik yang layak dipertimbangkan. Selain masuk akal, tentu karena berdasar pada pengalaman.

Poinnya menarik antara lain: penyiraman tanaman janda bolong perlu diperhatikan jangan terlalu berlebihan, jauhkan dari akses sinar matahari langsung dan perlunya mengganti media tanam setiap saat.

KLIK INI:  5 Alasan Kekinian mengapa Harga Tanaman Monstera Malangit