Dari Pedalaman Baduy Menebar Virus Literasi Hijau Ke Seluruh Pelosok Negeri

oleh -435 kali dilihat
Dari Pedalaman Baduy Menebar Virus Literasi Hijau Ke Seluruh Pelosok Negeri
Nury Sybli/Foto-istimewa

Klikhijau.com – Di pedalaman suku Baduy, nama Nury Sybli tidaklah asing terutama bagi anak-anak. Nury dikenal sebagai ibu baca tulis Suku Baduy Luar.

Julukan ini muncul berkat kerja kerasnya sepuluh tahun terakhir mengenalkan budaya literasi (baca, tulis dan angka-angka) bagi masyarakat Baduy.

Nury berharap, dengan pengetahuan baca dan tulis, masyarakat pedalaman tersebut dapat mempelajari dan melestarikan budayanya.

Kecintaannya terhadap pedalaman Baduy telah ada sejak Nury masih SMA. “Saya kagum dengan gaya hidup masyarakat Baduy yang begitu menyatu dengan alam,” ucapnya.

Itulah sebabnya, perempuan kelahiran Serang 22 September 1978 ini berkunjung ke Badui sejak tahun 90-an. Tepatnya, di desa Balingbing. Nury benar-benar sudah membaur dengan kehidupan  masyarakat Baduy luar.

Nury bahkan memiliki sahabat dekat asli Baduy yang selalu tulus menyiapkan tempat singgah setiap kali dirinya berkunjung. Kang Sarpin, namanya.

KLIK INI:  Mengurangi Sampah dan Ancamannya dengan Aksi Pembersihan Laut

Di sela-sela kesibukannya mengajar anak-anak pedalaman suku Baduy sejak tahun 2007, Nury mendirikan sebuah komunitas bernama Blackhouse Library.

Ia pun mendirikan pustakan mandiri; #RUMAHBACAAKAR di pelosok-pelosok Indonesia.

Sampai Februari 2018 ini, sudah ada 30 Rumah Baca Akar yang berdiri di Maumere-NTT, Ende-NTT, Bajawa-NTT, Sumbawa-NTB, Kajang-Sulawesi Selatan, Bangka Belitung, Lampung Selatan, Lampung Timur, Serang-Banten, Bogor-Jawa Barat, hingga Wonogiri-Jawa Tengah.

Perempuan yang hobi photografer ini aktif berkeliling Indonesia mengkampanyekan pentingnya budaya literasi khususnya bagi generasi muda.

Menariknya, Nury juga aktif mengajak orang-orang agar peduli lingkungan. Mengajak orang mencintai mangrove, hidup bersih dan bebas sampah plastik, hingga budaya hidup hijau dengan menanam pohon.

Telah meraih berbagai penghargaan

Berbagai penghargaan telah diterima pendaki yang mendapat julukan ibu baca tulis ini. Nury mendapat penghargaan sebagai #WaitaInspiratif dari Majalah Femina & AXA Mandiri, dan penghargaan Citizen 4.0 under 40 dari MARKPLUS.

Di awal karirnya, Nury memulainya di bidang jurnalistik pada tahun 2001 yakni sebagai reporter di Media Nadional di Jakarta. Lalu, pada taun 2004 hingga 2010 menjadi reporter ekonomi di kantor berita Reuters.

KLIK INI:  Melalui Sekolah Mangrove, Murid SD di Indramayu Disiapkan Jadi Pejuang Lingkungan

2011 memperkaya profesi sebagai freelance photojournalist.  Buku berjudul “TENUNKU” yang diterbitkan oleh ibu negara (2004-2014) Ani Yudhoyono adalah salah satu karyanya.

Pada 2012, ia menggeluti profesi public relations berdama Fresh Indonesia Dentsu Aegis Media di Jakarta. Dan pada tahun 2015 Nury menempati posisi sebagai senior consultant di PRAXIS PR.

Ditangannya banyak perusahaan mendapatkan value yang tinggi. Nury juga aktif sebagai pengajar media relations untuk beberapa perusahaan dan universitas terkemuka.

Di tengah kesibukannya yang banyak itu, Nury selalu meluangkan waktu berkeliling Indonesia mengajak sebanyak mungkin orang mencintai buku dan mencintai lingkungan.

Data Diri

Nama Lengkap: Nury Sybli
TTL: Serang, 22 September 1978
Email: nurysybli@gmail.com
FB: Rumah Baca Akar
Ig: rumah_baca_akar_indonesia
Alamat: Perumahan Nuansa Asri Blok E No 10 Jalan Pendidikan Cinangka Sawangan Depok, 16516
Pekerjaan: Photographer, Traveller, Journalist dan Pegiat Literasi.

KLIK INI:  Patok di Tengah Petak Sawah