Dampak Pemakaian Mesin Diesel Pada Kesehatan Manusia, Klik Ini!

Publish by -41 kali dilihat
Penulis: Zakuyatur Rosidah
Dampak Pemakaian Mesin Diesel Pada Kesehatan Manusia, Klik Ini!
Ilustrasi mesin diesel.

Klikhijau.com – Sebuah studi dari Amerika Serikat mengungkap bahwa sekitar 380.500 orang di seluruh dunia mengalami kematian dini pada tahun 2015 karena polusi udara yang berasal dari knalpot kendaraan mesin diesel.

Peneliti menyimpulkan, mesin diesel sebagai penyebab utamanya. Studi menyebutkan, kendaraan berbahan bakar solar bertanggung jawab atas 47 persen kematian dini.

Angka tersebut melonjak naik menjadi 66 persen di Jerman, Prancis, India, dan Italia. Empat negara tersebut diklaim paling banyak menggunakan kendaraan berbahan bakar solar.

Studi ini dilakukan oleh para peneliti dari Dewan Internasional Untuk Transportasi Bersih (ICCT) dan dua universitas AS.

Studi tersebut menyatakan bahwa sektor transportasi global bertanggung jawab atas 11 persen dari 3,4 juta kematian dini setiap tahunnya.

Penyebabnya adalah polusi dari partikel halus (PM2.5) dan paparan ozon di permukaan tanah.

KLIK INI:  Bencana Karena Krisis Iklim Terjadi Setiap Pekan, Ini Imbauan PBB!
Polusi dan penyakit berbahaya

Biaya beban kesehatan karena polusi transportasi ini telah dikaitkan dengan penyakit paru-paru, jantung, dan diabetes yang bertambah hingga $1 triliun AS pada 2015, kata para peneliti.

Untuk memperkirakan nilai moneter dari kerusakan kesehatan, peneliti menerapkan estimasi spesifik negara untuk nilai kehidupan statistik (VSL).

VSL diimplementasikan menggunakan pendekatan transfer manfaat standar. Estimasi VSL utama dihitung dengan menggunakan metodologi yang direkomendasikan dalam Viscusi dan Masterman.

Rekomendasi basis VSL yang dijelaskan penulis studi menggunakan perkiraan pasar tenaga kerja dari Sensus Cedera Akibat Pekerjaan yang Fatal.

Basis VSL ini serupa dengan nilai-nilai yang diterapkan oleh Departemen Transportasi A.S., Badan Perlindungan Lingkungan A.S, dan Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan A.S.

KLIK INI:  Kabar Buruk dari Aceh, Ratusan Hektar Dilanda Karhutla di Dua Belas Kabupaten

Penulis studi juga membeberkan nilai VSL yang dianjurkan untuk Indonesia pada tahun 2011 dan 2015 lewat tautan ini.

Namun, hasil studi tersebut di atas mendapatkan bantahan dari Allen Schaeffer, seorang eksekutif direktur dari Diesel Technology Forum.

Dia mengatakan bahwa ada pertanyaan dan asumsi yang mendasari. Serta saling terkait pada hasil studi ICCT menyoal dampak kesehatan yang berhubungan dengan polusi dari sektor transportasi.

Khususnya kemampuan dan ketepatan dalam menarik kesimpulan yang menohok dan spesifik.

Dia mengungkapkan, hasil studi ICCT tersebut tidak menyertakan data pengamatan, pengukuran emisi aktual, dan hasil pengujian kendaraan untuk validasi asumsi.

Menurutnya, udara selalu hadir dalam kondisi campuran yang kompleks karena pengaruh berbagai faktor serta sumber. Termasuk meteorologi lokal, sumber industri, dan tentu saja sumber terkait transportasi.

KLIK INI:  Slamet Resmi Jadi Penghuni Baru Taman Nasional Gunung Ciremai

Pada suatu waktu tertentu, interaksi kimia dan fisik campuran multi-polutan dari semua sumber, di dalam dan di luar ruangan. Ditambah dengan kondisi meteorologi menentukan kualitas lingkungan udara lokal dan individu.

Dia pun menguraikan bahwa organisasinya menyadari upaya ICCT dan CCAC untuk mendesak negara-negara berkembang mengadopsi standar bahan bakar bersih. Yang merupakan dasar untuk standar pipa knalpot yang lebih ketat.

Langkah-langkah yang mendorong pengenalan teknologi bersih baru tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan lokal dan kesehatan masyarakat.

Tetapi juga ekonomi lokal melalui peningkatan produktivitas dan kesejahteraan ekonomi serta kualitas hidup.

Solusi yang ditawarkan adalah pengenalan dan pengembangan teknologi diesel baru dengan tingkat emisi mencapai nol. Tren yang merupakan teknologi standar saat ini di Amerika Serikat dan Eropa.

Pencapaian udara bersih dari mesin diesel teknologi baru ini amat sangat menonjol.

Menurut analisis Diesel Technology Forum terbaru 2017 angkutan berat AS yang memenuhi standar emisi partikel halus mendekati nol yang dirakit untuk model tahun 2007 telah menghilangkan 1,5 juta ton partikel, jumlah yang setara dengan emisi dari semua kendaraan sehari-hari di Amerika Serikat selama 13 tahun.

KLIK INI:  Begini Ketakjuban UN Environment Asia Pacifik dengan Pengelolan Sampah di Indonesia
Editor: Irhyl R Makkatutu
Sumber: beberapa sumber

KLIK Pilihan!