Cerita Puteri Indonesia Lingkungan 2020 yang Panjat Tebing Bukit Kandis

Publish by -63 kali dilihat
Penulis: Redaksi
Cerita Puteri Indonesia Lingkungan 2020 yang Panjat Tebing Bukit Kandis
Putu Ayu Saraswati/kalderanews

Klikhijau.com – Putu Ayu Saraswati merayakan Hari Olahraga Nasional dengan cara tak biasa. Ia melakukan aksi panjat tebing di Bukit Kandis, Bengkulu.

Meski bergelar “putri”, Putu Ayu Saraswati tak gentar melakukan aksi yang cukup berbahaya. Gelar putri yang disandang Ayu bukan karena ia keturunan raja, bukan itu.

Ia menyandang gelar tersebut sebab pemenang kedua di kontes dan mewakili provinsi Bali pada kontes Puteri Indonesia Lingkungan 2020.

Puteri Indonesia Lingkungan (dulu disebut juga Puteri Indonesia Lingkungan Hidup) adalah gelar atribut pagi peserta kontes Puteri Indonesia yang diadakan sejak tahun penyelenggaraan 1994. Pemenang dipilih oleh dewan juri. Namun sejak tahun 2006, gelar tersebut diberikan kepada runnerup 1

Pada tahun ini, pemenang pertama Puteri Indonesia Rr Ayu Maulida Putri dan Putu Ayu Saraswati terpilih sebagai Putri Indonesia Lingkungan sedangkan untuk Puteri Indonesia Pariwisata 2020 jatuh ke Jihane Almira Chedid a

Ayu lahir di Denpasar, 6 Juni 1997, karena menjadi  berhasil mendapat penghargaan Puteri Indonesia Lingkungan, maka ia berhak  mewakili Indonesia di ajang Miss International 2020 di Jepang.

Ia adalah lulusan kedokteran dari Universitas Udayana. Ia anak pertama dari tiga bersaudara. Hobinya terbilang unik, yakni berburu kuliner di pasar-pasar tradisional. Salah satu favoritnya ialah Es Dauman.

Ayu memiliki ketertarikan dengan lansia-lansia yang memilih hidup dengan mengemis di jalanan. Ia pun bahkan bergabung dengan sebuah komunitas Ketimbang Ngemis.

Hobi lain dari Ayu adalah melakukan olahraga yoga untuk mengimbangi hobi makannya. Salah satu olahraga yoga yang ia sukai ialah bakram, yaitu yoga di ruangan panas dengan suhu 42 derajat celcius.

Meski terlihat lemah lembut dan kalem, siapa sangka jika Ayu adalah seorang pecinta reptil. Pada akun Instagram pribadinya, Ayu kerap mengunggah sederet potret dan video dalam berbagai kesempatan.

Panjat tebing pertama
KLIK INI:  Naima dan Fitri Raih Juara di Kompetisi Lingkungan Internasional

Tidak ketinggalan ia mengabadikan aksi panjat tebingnya yang dilakukan di Bukit Kandis. Aksi itu termasuk dukungan  peringatan Hari Olahraga Nasional yang jatuh setiap 9 September.

Ayu tampil anggun dengan alutan atasan lengan panjang warna putih, celana panjang merah, dan helm warna senada. Tak lupa ia mengenakan beberapa peralatan pengaman.

“Dalam semangat Hari Olahraga Nasional, berikut beberapa foto throwback pengalaman panjat tebing pertama saya bersama,” tulisnya.

Ia menandai pada postingannya itu aku @kementerianlhk @ditjenppkl_klhk!”. Bukit Kandis adalah perbukitan batu andesit di Bengkulu dengan tinggi lebih dari 100 meter. Kawasan ini juga merupakan bekas lahan tambang yang kini ditransformasi jadi destinasi wisata.

“Bukit Kandis yang dulu terbengkalai kini jadi wisata alam minat khusus dengan kegiatan wisata fotografi, perkemahan, dan olahraga panjat tebing,” lanjutnya,

Destinasi Wisata Minat Khusus Bukit Kandis tersebut memiliki keunggulan perbukitan batu andesit dengan pesona alam yang luar biasa, asri dan memukau.

Ingin lakukan yoga di puncak
KLIK INI:  Inovatif, Warga Desa Silau Produksi Gula Merah dari Air Pohon Sawit

Keunggulan ini mengantarkan kawasan Bukit Kandis dinobatkan sebagai Objek Wisata Terpopuler ke-3 untuk kategori Wisata Olahraga dan Petualangan Indonesia dari ajang bergengsi tahunan Pariwisata Terpopuler–Anugerah Pesona Indonesia

Pemandangan Bukit Kandis diakui  Ayu  sangat menakjubkan dengan udara segar sebagai bonus. Bukit ini juga jadi tempat apik untuk beragam kegiatan olahraga, seperti mendaki, jogging, dan lainnya.

“I cant wait to back here and do some yoga at the top of the hills (Saya tidak sabar untuk kembali ke sini dan yoga di puncak bukit)” tambahnya.

Sigit Reliantoro, Sekretaris Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah saat ini tengah menargetkan wilayahnya sebagai sentra durian.

Keberadaan komoditi buah unggulan tersebut tentu harus ditunjang kawasan wisata yang menarik sehingga wisatawan memiliki antusiasme untuk berkunjung,” katanya

Menurutnya Bukit Kandis bisa menjadi kawasan  untuk wahana atraksi yang menghadirkan lokasi olahraga panjat tebing dan perkembahan.

Pada tahun 2018  Bukit Kandis yang merupakan tempat penambangan batu andesit tanpa izin disulap jadi   kawasan wisata alam minat khusus dengan kegiatan wisata fotografi, perkemahan, dan olahraga panjat tebing.

KLIK INI:  Richard Mathews Berbagi Kisah tentang Australia yang Puluhan Tahun Melawan Sampah
Editor: Idris Makkatutu

KLIK Pilihan!