Cegah Dehidrasi Saat Beraktivitas di Terik Matahari dengan Cara Ini

Publish by -69 kali dilihat
Penulis: Redaksi
Cegah Dehidrasi Saat Beraktivitas di Terik Matahari dengan Cara Ini
Minum air putih cegah dehidrasi/Foto-magazine avantages

Klikhijau.com – Tubuh membutuhkan cairan untuk membantu kinerja jutaan sel dan organ di dalamnya, terlebih saat beraktivitas. Cairan mengendalikan suhu tubuh agar tetap normal.

Kinerja organ pada tubuh akan ikut meningkat jika Anda melakukan aktivitas yang padat. Ini berarti, cairan tubuh juga akan banyak berkurang dengan cepat.

Beraktivitas di bawah terik matahari juga menjadi sebab cepatnya cairan tubuh menghilang. Jika tidak dipenuhi, tubuh akan dehidrasi (kekurangan cairan).

Apalagi jika aktivitas tersebut Anda lakukan di bawah terik matahari. Itu artinya, cairan tubuh akan berkurang dalam jumlah banyak.

KLIK INI:  Pemberian Antibiotik pada Anak Berisiko bagi Kesehatannya, Benarkah?

Supaya Anda keseimbangan cairan tubuh tetap terjaga, Anda perlu mengganti cairan tersebut dengan segera.

Berada pada kondisi dehidrasi dapat membuat keseimbangan zat gula dan garam menjadi terganggu. Akibatnya, tubuh tidak dapat berfungsi secara normal.

Sementara, kandungan air dalam tubuh manusia yang normal adalah lebih dari 60 persen dari total berat badan.

Umumnya, dehidrasi berat ditandai rasa sangat haus. Gejala-gejala dehidrasi berat lainnya, seperti serasa pusing, bingung, lemas, lelah, ingin pingsan, frekuensi berkemih sangat jarang dan urine berwarna gelap.

Kondisi-kondisi di atas tentu bisa mengganggu aktivitas. Untuk menghindari agar tidak dehidrasi meski aktivitas padat saat cuaca panas, beberapa berikut bisa Anda coba.

# Segera minum ketika merasa haus

Saat merasa haus sebaiknya hentikan aktivitas dan segera ambil air minum. Menunda minum air membuat Anda lebih berisiko mengalami dehidrasi.

Atur waktu minum sesuai aktivitas yang Anda lakukan. Jika cukup berat, Anda bisa mengatur alarm minum air setiap 1 atau 2 jam sekali untuk mencegah dehidrasi saat cuaca panas.

# Kombinasikan dengan makan buah

Makan buah bisa dijadikan sebagai cara tambahan untuk mencegah dehidrasi saat cuaca panas. Pilihlah buah segar yang mengandung banyak air, misalnya semangka, jeruk, melon, belimbing, atau nanas.

Selain kandungan airnya yang cukup banyak dibanding buah lain, makanan tersebut juga mengandung kalori. Artinya, buah tersebut bisa menyumbang energi yang mendukung aktivitas.

KLIK INI:  Ini Alasan Mengapa Minum Air Dingin Tidak Baik untuk Sakit Mag
# Gunakan topi atau pelindung lainnya

Selain dehidrasi, beraktivitas di bawah sinar matahari juga membuat kulit jadi lebih gelap. Pakai tabir surya sesering mungkin sebagai pelindung.

Anda juga bisa menggunakan perlengkapan tambahan, seperti payung atau topi. Perlengkapan tambahan dapat meningkatkan efektivitas pencegahan dehidrasi selama beraktivitas di bawah terik matahari.

Payung dan topi berdaun lebar mengurangi paparan sinar matahari yang menimbulkan sensasi panas di kulit yang menyebabkan Anda berkeringat.

# Cek warna urin

Untuk memastikan kebutuhan cairan tercukupi atau tidak, Anda bisa melihatnya dari warna urin. Warna urin yang jernih menandakan kebutuhan cairan Anda tercukupi dengan baik.

Tetapi, jika urin berwarna kuning pekat, segeralah tingkatkan dan cukupi asupan cairan untuk tubuh.

# Banyak minum air putih

Kunci utama untuk mencegah dehidrasi adalah perbanyak minum air tapi jangan berlebihan. Sesuaikan dengan kebutuhan tubuh Anda.

Air putih adalah pilihan yang baik ketika beraktivitas di bawah terik matahari. Suhunya tidak boleh terlalu panas atau terlalu dingin.

Minum air panas bisa memicu keringat yang dikeluarkan tubuh semakin banyak. Sebaliknya, minum air dingin juga bukanlah pilihan yang tepat.

Saat beraktivitas, suhu tubuh akan naik. Jika minum air yang dingin, tubuh akan memaksa penurunan suhu dengan cepat. Hal ini tidak baik untuk kesehatan.

KLIK INI:  Selain Obat Tetes, Ini Cara Alami Mengobati Iritasi Mata
Editor: Ian Konjo

KLIK Pilihan!