Catat, Pantang Makan 7 Buah-Buahan Ini Selama Konsumsi Obat!

Publish by -60 kali dilihat
Penulis: Kartika Puspitasari
Catat, Pantang Makan 7 Buah-Buahan Ini Selama Konsumsi Obat!
Buah-buahan.

Klikhijau.com – Asupan nutrisi seimbang sangat dibutuhkan oleh tubuhmu sebagai sumber energi, terutama saat sakit. Meski sangat penting untuk pemulihan energi tubuhmu, ternyata ada beberapa makanan yang justru pantang kamu konsumsi setelah minum obat.

Pada dasarnya terdapat jeda waktu makan makanan tertentu setelah minum obat, seperti buah-buahan, namun pertanyaan yang sering ditanyakan adalah apakah setelah minum obat boleh makan buah?

Menurut beberapa pakar kesehatan, ada jenis obat memang yang memiliki interaksi dengan makanan dan minuman tertentu. Interaksi tersebut ada yang meningkatkan kinerjanya sehingga mencapai dosis toksik atau ada yang menurunkan kinerja obatnya.

Lantas, bolehkah makan buah setelah minum obat? Berikut ini adalah buah-buahan yang seharusnya dihindari setelah minum obat.

Hal ini dikarenakan kandungan dalam makanan tersebut dapat merusak fungsi utama obat dan menimbulkan efek samping yang berkepanjangan. Nah, berikut ini buah-buahan yang harus sungguh-sungguh kamu hindari jika ingin segera sembuh.

KLIK INI:  Suka Jus Buah? Cobalah Jus Ini dan Rasakan Manfaatnya!
Pisang

Kamu sering minum obat diselingi pisang untuk menghilangkan rasa pahit? Mulai sekarang hindari hal tersebut. Sebab, kandungan kalium pada pisang akan mengganggu fungsi obat dan efeknya menyebabkan denyut jantung tidak teratur.

Pisang adalah salah satu buah yang sering digunakan bagi mereka yang tidak terbiasa menelan obat dengan air. Padahal, makan buah setelah minum obat, khususnya buah pisang bisa menghambat kinerja obat.

Beberapa jenis obat seperti angiotensin-converting enzyme (ACE) inhibitor atau obat untuk masalah tekanan darah tinggi dan gagal jantung sebaiknya tidak dikonsumsi dengan pisang karena adanya kandungan tyramine dalam buah ini yang akan menghambat kinerjanya. Selain itu, pisang dengan obat obatan darah tinggi golongan captopril juga sebaiknya dihindari.

Jeruk

Jika kamu sedang mengonsumsi obat penurun tekanan darah, maka memakan jeruk setelah minum obat adalah kegiatan yang sangat keliru. Sebab, jeruk akan memberikan perlawanan terhadap obat dengan meningkatkan tekanan darah.

Makan buah setelah minum obat, khususnya buah jeruk adalah aktivitas yang sebaiknya dihindari.

Buah jeruk sangat tidak direkomendasikan untuk dikonsumsi bersamaan dengan obat pereda demam dan obat penenang karena bisa memberikan efek samping seperti kerusakan otot, rasa kantuk berlebihan, hingga halusinasi.

Selain itu, jeruk bali merah dan obat eritromsin jika dikonsumsi bersamaan dapat membuat efek samping dari obat tersebut meningkat.

KLIK INI:  Selain Sejuk, Ini Manfaat Lain Berada di Ruang Terbuka Hijau
Apel

Buah yang kerap dijadikan oleh-oleh saat mengunjungi orang sakit ini ternyata sebaiknya tidak dikonsumsi dekat dengan waktu minum obat, khususnya yang berjenis obat asma, pereda demam, atau obat alergi. Beri jeda waktu makan buah setelah minum obat sekitar 4 jam diantara waktu minum obat.

Semangka

Buah semangka sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan obat gagal jantung atau hipertensi karena bisa membuat masalah kesehatan tersebut justru bisa jadi semakin parah.

Pada sebagian obat lainnya, contohnya antibiotik atau obat penetralisasi asam lambung, konsumsi berdekatan dengan buah yang kaya vitamin C, termasuk juga semangka, bisa menurunkan efektifitas kerja obat tersebut.

Durian

Durian kaya akan kandungan alkohol, methanol, ethanol, sulfur, serta ethyl metacrylate yang bisa berbahaya bagi penderita tekanan darah tinggi, penyakit jantung, maag, kolesterol tinggi, diabetes, hingga asam urat.

Nanas

Kandungan di dalam nanas bisa meningkatkan konsentrasi darah dan menurunkan penyerapan obat antibiotik hingga 50 persen. Alhasil, kinerja obat tentu akan menurun drastis.

KLIK INI:  Air Tebu dan Air Gula, Ini 4 Perbedaan Kandungannya
Cranberry

Walaupun masih belum terlalu terkenal di Indonesia, buah cranberry ini cukup banyak dikonsumsi, terutama dalam produk jus. Fungsinya untuk mengobati atau mencegah infeksi saluran kemih pada orang orang yang telah lanjut usia memang sangat bermanfaat sebagai obat rumahan.

Akan tetapi, jus ini mengandung bahan kimia yang dapat mengusik kerja dari Lipitor dan obat statin lainnya.

Meski begitu, tidak semua obat dan tidak semua buah dapat menimbulkan efek negatif saat dikonsumsi bersamaan. Oleh karenanya, ada baiknya konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Menjaga jarak antara obat dan konsumsi buah-buahan merupakan suatu solusi jika Anda tetap menginginkan kedua manfaat tersebut, baik dari obat maupun dari buah.

Seperti penjelasan sebelumnya, beberapa jenis obat diketahui memiliki interaksi dengan makanan, minuman, atau obat yang lainnya. Interaksi ini dapat menyebabkan efek obat menjadi berkurang atau justru berlipat ganda. Lalu, berapa lama waktu jeda makan buah setelah minum obat?

Guna menghindari interaksi antara obat dengan buah-buahan, sebaiknya berilah jeda satu hingga dua jam sesudah ataupun sebelum mengonsumsi obat. Itulah jeda waktu makan buah setelah minum obat yang aman.

KLIK INI:  Pakai Ransel dan Tas Selempang Pengaruhi Kesehatan, Benarkah?
Editor: Ian Konjo
Sumber: beberapa sumber

KLIK Pilihan!