Budidaya Jahe Merah, Petani di Sinjai Siap Panen Tahun Ini

Publish by -281 kali dilihat
Penulis: Redaksi
Budidaya Jahe Merah, Petani di Sinjai Siap Panen Tahun Ini
Budidaya Jahe Merah, Petani di Sinjai Siap Panen Tahun Ini - Foto/Ist

Klikhijau.com – Petani di Desa Biroro Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai kompak menanam jahe merah seluas 2 hektar. Budidaya jahe merah ini dilakukan atas inisiatif petani yang bergabung dalam kelompok setempat.

Budidaya dilakukan di masa awal pandemi dan saat ini sudah ada beberapa yang siap panen. “Panennya tidak bersamaan, karena penanamannya juga tidak sekaligus,” kata Warnita Tajuddin, Mantri Tani di Sinjai, Jumat 24 Juli 2020.

Jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) merupakan salah satu jenis unggul tanaman rimpang jahe yang ada di Indonesia. Jenis ini merupakan varietas unggul karena memiliki kandungan senyawa aktif yang lebih tinggi dibandingkan varietas jahe lainnya sehingga wajar bila banyak dibudidaya masyarakat.

Seperti diketahui, permintaan jahe merah meningkat pesat selama pandemi. Khasiat tanaman rempah satu ini memang termasuk manjur untuk meningkatkan imunitas sehingga cocok dikonsumsi. Harga jahe merah melambung tinggi hingga 90 ribu per kilogram.

KLIK INI:  Ingin Tubuh Anda Sehat? Cobalah Minum Jahe Sebelum Tidur

“Awalnya petani di sini diajak menanam dan kerjasama dengan Sido Muncul, tetapi ada target produksinya yakni minimal 5 ton. Budidaya petani saat ini belum sebanyak itu, yakni hanya mampu produksi sekitar 3 ton. Jadi petani, akan menjual sendiri hasil panennya,” jelas Nita.

Pekan lalu, sudah ada beberapa titik yang mulai panen. “Banyak pembeli dari berbagai daerah yang datang langsung di lokasi. Ada yang beli untuk konsumsi rumah tangga, ada yang juga digunakan untuk bibit,” kata Nita.

Pembeli yang berdatangan tidak hanya dari Kabupaten Sinjai, tapi juga dari kabupaten tetangga seperti Bone dan Bulukumba. Rencananya, petani di desa Biroro akan membuka akses pasar seluas-luasnya bagi yang membutuhkan jahe merah.

Di lokasi budidaya, jahe merah segar dapat dibeli antara 40 hingga 50 ribu per kilogram.

jahe
Mantri tani, Warnita Tajuddin mendampingi petani di Desa Biroro yang panen Jahe Merah – Foto/Ist

Jahe merah banyak digunakan sebagai bahan baku obat-obatan tradisional. Secara morfologi, jahe merah mempunyai rimpang berwarna merah hingga jingga muda serta memiliki aroma tajam dan rasa yang pedas.

KLIK INI:  Cintai Bumi, Ini Cara Unik Pj Wali Kota Makassar Rayakan Kemenangan PSM
Manfaat Jahe merah sebagai immunomodulator

Selama masa pandemi, ada informasi yang menyesatkan bahwa jahe merah merah merupakan rempah anti virus yang dapat mengobati Covid-19. Karena informasi yang keliru ini, harga jahe merah pernah melambung tinggi bahkan susah dijumpai di pasaran.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) telah meluruskan hal ini. “Sampai saat ini belum ada bukti yang melaporkan penggunaan jahe merah sebagai antivirus, khususnya virus Corona SARS-CoV-2,” kata  Masteria Yunovilsa Putra, Kepala Kelompok Penelitian Center for Drug Discovery and Development, dikutip dari laman LIPI.

Masteria menjelaskan, jahe merah berfungsi untuk membantu meringankan gejala yang ditimbulkan, bukan untuk menyembuhkan atau untuk membunuh virus tersebut.

Lebih tepatnya, kata Masteria adalah jahe merah memiliki aktivitas sebagai immunomodulator untuk meningkatkan daya tahan tubuh manusia. Efek tersebut yang bermanfaat dalam pencegahan dan membantu dalam pemulihan dari virus.

Kandungan jahe merah khususnya gingerol dan shogaol merupakan senyawa yang bertanggung jawab atas efek immunomodulator.

Selain itu, jahe merah juga memiliki efek antiinflamasi dan antioksidan. “Secara umum, virus Corona memiliki gejala peradangan berlebih pada paru-paru. Dengan aktivitas antiinflamasi yang dimiliki oleh jahe merah, dapat meredakan gejala tersebut”, ungkap Masteria.

Jahe merah juga memiliki beberapa aktivitas farmakologis lainnya yang dapat menurunkan tekanan darah, antibakteri, menurunkan asam urat, hepatoprotektor, menurunkan kadar kolesterol, aprodisiak, pencegahan penyakit kronis degeneratif seperti penyakit kardiovaskular dan diabetes pada lansia.

Bila tertarik menanam jahe, cek cara menanam jahe di SINI!

KLIK INI:  Rusia Kini Memiliki Tiga Warna Salju, Dua di Antaranya Disebabkan Hal Ini

Editor: Ahmad Fikri

KLIK Pilihan!