Bermain di Alam Bebas Bisa Meningkatkan Kemampuan Belajar Anak, Benarkah?

oleh -339 kali dilihat
Ilustrasi anak yang bermain di alam bebas
Ilustrasi anak yang bermain di alam bebas
Irhyl R Makkatutu

Klikhijau.com – Aneka permainan untuk anak-anak semakin beragam. Bukan hanya mainannya, tetapi juga fasilitasnya. Anak-anak juga tak perlu lagi keluar ruangan untuk menikmatinya. Fasilitas permainan dalam ruangan dianggap lebih aman oleh orang tua, baik dari segi kesehatan maupun dari ancaman lain yang mungkin mengintai.

Tetapi, bermain dan bereksplorasi di alam bebas memberikan efek positif bagi pencapaian akademis dan perkembangan kesehatan anak. Hal ini diungkapkan dalam penelitian terbaru yang dilakukan oleh peneliti dari Universitas Illinois bekerjasama dengan Universitas Minnesota di Amerika Serikat.

Penelitian tersebut membuktikan bahwa anak yang menghabiskan waktu di alam baik dalam hal kesehatan dan kemampuan akademik. Lebih mudah diatur karena memiliki tingkat kedisiplinan yang lebih baik.

KLIK INI: Waspada, Polusi Udara Meracuni dan Menghancurkan Hidup Jutaan Anak
KLIK INI: Keren, Dua Pelajar Indonesia Juara Lomba Melukis Lingkungan di Jepang

“Kami menemukan bukti yang kuat bahwa menghabiskan waktu di alam dapat memberikan efek peremajaan pada kemampuan memperhatikan (pelajaran), menghilangkan stres, meningkatkan disiplin diri, meningkatkan aktivitas fisik dan kebugaran, dan meningkatkan motivasi diri, kesenangan, dan keterlibatan para siswa dalam proses belajar,” kata Ming Kuo.

Alam merupakan tempat belajar yang baik untuk anak. Alam menciptakan lingkungan belajar yang lebih tenang dan lebih aman, memberikan kehangatan, dan mendorong hubungan kooperatif antar siswa, serta menyediakan lebih banyak sumber permainan yang lebih kreatif dan bersifat eksplorasi.

KLIK INI: Respons Adiwiyata Sebagai Gerakan Nasional, Ini yang Dilakukan SDN 6 Kasuara Bulukumba

“Dan semua ini terbukti meningkatkan (kemampuan) belajar anak,” katanya.

Ming Kou juga mengungkapkan jika setiap anak mendapatkan manfaat meningkatkan kemampuan belajar dari menghabiskan waktu di alam, maka bayangkan jika semua siswa itu digabungkan ke dalam satu kelas, akan tercipta ruang belajar yang kondusif dan jauh dari stres. Lebih jauh lagi, hal ini akan mempengaruhi pencapaian akademis anak di sekolah.

KLIK INI: Murid SD Borong Lakukan Aksi Peduli Sampah, Begini Aksinya!

Bukan hanya itu, penelitian lain yang dipublikasikan di Journal PNAS menunjukkan bahwa anak-anak yang dikelilingi oleh ruang hijau dalam jumlah besar memiliki risiko hingga 55 persen lebih rendah terkena gangguan mental, bahkan setelah disesuaikan dengan faktor risiko lain yang diketahui seperti status sosial ekonomi, urbanisasi, dan riwayat keluarga dengan gangguan mental.

Setelah tahu manfaat bagi anak yang bermain di luar ruangan, apakah para orang tua masih akan mengungkung anaknya bermain dalam ruangan? (ir)