Berfungsi Sebagai Obat, Pogo’ Dihargai Puluhan Juta Rupiah?

Publish by -103 kali dilihat
Penulis: Irhyl R Makkatutu
Berfungsi Sebagai Obat, Pogo' Dihargai Puluhan Juta Rupiah?
Pogo' atau undur-undur/foto-Youtube

[hijau]Menangkap pogo’ telah jadi kenangan yang selalu basah di ingatan[/hijau]

Klikhijau.com – Ingatan saya tetiba saja melompat ke masa kecil ketika membaca sebuah artikel. Artikel itu membahas mengenai undur-undur, di kampung saya namanya pogo.

Oya, menyebut nama pogo, kamu harus menekan ujungnya, bisa menggunakan menyebutnya pogoq, pogok, atau pogo’. Saya sendiri lebih suka menggunakan tanda petik.

Pogo’ atau undur-undur adalah sebutan untuk kelompok serangga dari familia Myrmeleontidae. Di dunia ini diperkirakan ada sekitar 2.000 spesies undur-undur dan mereka tersebar di seluruh dunia, terutama di wilayah bersuhu hangat dan berpasir.

KLIK INI:  Mengenal Tawon Vespa Affinis yang Membahayakan, Begini Penjelasannya!

Famili Myrmeleontidae sendiri termasuk ke dalam ordo Neuroptera yang dalam bahasa Yunani bisa diartikan sebagai “sayap jala” atau “sayap berurat”. Nama itu diberikan karena semua serangga dalam ordo ini memiliki dua pasang sayap transparan dan berurat

Nama undur-undur diberikan pada hewan ini karena kebiasaan larvanya berjalan mundur saat menggali sarang jebakan di tanah. Di daerah Barat, hewan ini dikenal dengan nama antlion (semut singa).

Nama itu diberikan karena kebiasaan larvanya yang memburu semut secara ganas dengan cara menggali jebakan di dalam tanah sehingga dianggap sebagai “singanya para semut”.

Pogo’ mulai ramai dibincangkan ketika beberapa platform media sosial dan toko online menjual hewan ini dengan harga tinggi khususnya di Cina.

Di Cina pogo’ dibanderol seharga 7.000 Yuan atau setara Rp14 juta per kilogram. Dalam metode pengobatan Cina, makhluk kecil ini dipercaya ampuh mengatasi penyakit. Memiliki efek membersihkan panas dan detoksifikasi, menghilangkan dahak dan diuretik. Hewan ini juga diyakini memiliki khasiat untuk mengobati tekanan darah tinggi, batu empedu, dan penyakit lainnya.

KLIK INI:  Selain Fenomena Metamorfosanya, 6 Hal Ini Menarik Diketahui Seputar Kupu-Kupu
Mulai langka

Sayangnya, meski harganya tinggi. Hewan ini kini sangat sulit ditemukan karena semakin langka. Di Indonesia, hewan ini juga dipercaya memiliki khasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit seperti asma, asam urat, serta beragam tipe masalah kesehatan dari ringan sampai berat.

Bagi masyarakat Kepulauan Karimunjawa secara tradisional telah memanfaatkan undur-undur sebagai obat penurun gula darah dengan menggunakan pisang sebagai campurannya.

Mahasiswa dari Fakultas Biologi UGM, Tyas Kurniasih dkk pernah melakukan penelitian manfaat undur-undur, pisang, dan campuran keduanya terhadap diabetes.

Penelitian dilakukan dengan rancangan acak lengkap menggunakan 30 ekor tikus putih jantan galur wistar umur 2 -2,5 bulan dengan berat 150 – 250 g, dibagi menjadi 6 kelompok yakni 1 kelompok normal dan 5 kelompok hiperglikemik dengan pemberian aloksan 125 mg/kg berat badan tikus.

Kemudian tikus-tikus itu diberi jus undur-undur dengan dosis 0,01 ml/200g bb tikus. Diberikan juga jus pisang ambon dengan dosis 1,26 ml/200 g bb tikus.

KLIK INI:  Pulau Sulawesi, Surganya Kumbang Yodha

Campuran undur-undur+pisang ambon dengan dosis yang sama juga diberikan dengan perlakuan pertama dan kedua, serta larutan glibenklamida dosis 0,378 mg/200g bb tikus (sebagai kontrol positif) selama 35 hari secara oral.

Kadar glukosa darah pada tikus diukur setiap 7 hari sampai hari ke 35 dengan metode spektrofotometri. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA dan uji LSD pada taraf kepercayaan 95 persen.

Di akhir penelitian, Tyas Kurniasih dkk menyimpulkan bahwa pemberian jus undur-undur mampu menurunkan secara nyata (p<0,05) kadar glukosa darah tikus hiperglikemik setelah 14 hari perlakuan

Sedangkan menurut dr H Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP , staf pengajar di FKUI dan Staf divisi Gastroenterologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSUPNCM, secara medis pengobatan dengan undur-undur belum dikenal. Jika gula darah sedang tinggi maka yang perlu dilakukan adalah mengontrol makan dan minum obat yang diresepkan dokter.

Entah benar bisa menjadi obat atau tidak, yang jelas beternak pogo’ bisa menjadi solusi mengatasi masalah dompet.

KLIK INI:  Luka Karena Jerat Babi, Kaki Beruang Madu Ini Diamputasi
Editor: Irhyl R Makkatutu
Sumber: Beberapa sumber

KLIK Pilihan!