Berbalut Hijau dan Romantis, 3 Tempat Ini Patut Dikunjungi di Desa Kindang

oleh -588 kali dilihat
Berbalut Hijau dan Romantis, 3 Tempat Ini Patut Dikunjungi di Desa Kindang, Bulukumba
Anak-anak sedang membaca buku di tandabaca/foto - Ist
Irhyl R Makkatutu
Latest posts by Irhyl R Makkatutu (see all)

Klikhijau.com – Tidak sulit menemukan Desa Kindang yang dikarunia pemandangan hijau. Saat ini kamu bisa mencarinya di Google Maps.  Tapi jangan salah, Desa Kindang memiliki nama yang sama dengan nama kecamatan di mana desa ini berada, yakni Kecamatan Kindang.

Jadi, Desa Kindang terletak di Kecamatan Kindang, merupakan salah satu Desa di Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan.

Begitu kamu memasuki desa ini, nuansa hijau akan memanjakan mata. Karena Desa Kindang dikarunia pemandangan alam yang cukup eksotis dan hawa sejuk yang romantik.

Desa ini dihuni oleh masyarakat yang sebagian besar menggantungkan hidupnya sebagai petani. Makanya  tidak mengherankan jika nuansa hijau memalutnya dari berbagai arah.

KLIK INI:  Melihat Keindahan Tana Toraja dari Kete’ Kesu

Konon, nama  Kindang berasal dari kata Kingdom, yang artinya kerajaan. Kata Kingdom oleh penduduk setempat kemudian menjadi Kindang.

Jika kamu berkunjung ke desa ini, setidaknya ada 3 tempat yang sangat disayangkan jika kamu tidak kunjungi. Ketiga tempat itu menawarkan sensasi pemandangan yang menakjubkan

  • Permandian Bravo 45

Adalah sungai Bijahang atau Bijawang yang ‘menciptakan permandian air terjun ini.  Airnya jerni dan mengalir sepanjang waktu tanpa henti.

Jika dilihat dari letaknya batas wilayah, permandian ini bisa masuk ke wilaya Desa Kindang sebab batas wilayah berada sebelum sungai di mana air terjun berada.

Sungai Bijahang  atau  Bijawang memang terletak di perbatasan antara Kelurahan Borong Rappoa dan Desa Kindang.  Aksesnya tidak sulit, sebab terletak di pinggir jalan raya.

Untuk akses ke bawa menuju lokasi permandiannya, pengunjung akan berjalan melewati wilayah Borong Rappoa.

KLIK INI:  Kearifan Ekologis Masyarakat Adat Kajang dalam Melestarikan Lingkungan

Berada di permandian ini, pengunjung akan disuguhi pemandangan hijau. Karena banyak terdapat pohon bambu dan cengkih sereta pepohonan yang tumbuh liar di sekitarnya.

Pohon-pohon itu menambah nuansa sejuk, ditambah lagi airnya yang dingin menggigilkan

  • tandabaca

Tanda Baca  (tandabaca) berada di Dusun Sapaya, Kindang. Destinasi wisata ini masih terbilang baru, belum terlalu terekspos. Berada di atas bebukitan yang tak terlalu tinggi dengan pohon cengkih yang tumbuh rimbun.

Fasilitasnya terbilang lengkap, mulai dari kamar mandi hingga listrik. Pun aksesnya tidak terlalu sulit sebab berada di dekat jalan poros.

Setiap sore tandabaca akan ramai dikunjungi kelompok ibu-ibu untuk senam dan warga sekitar untuk sekadar melepas lelah setelah bekerja di kebunnya.

Tidak hanya itu, pengunjung juga dapat menikmati sensasi  membaca buku di atas bukit dengan gratis. tandabaca bukan sekadar tempat wisata, tapi juga ruang publik yang bisa dijadikan sebagai tempat menggelar kegiatan oleh masyarakat setempat.

Selain itu, tandabaca juga menjadi perpustakaan dengan beragam koleksi buku. Namun, buku-buku yang ada hanya  bisa dibaca di area tanda baca, tidak boleh dibawa pulang.

Berada di lokasi ini kamu akan merasakan balutan hijau eksotik, karena di kelilingi  sawah. Suasananya romantik dan bisa dijadikan lokasi camp.

KLIK INI:  Aksi Menawan 253 Relawan Muda Menanam Mangrove di Bulukumba

tandabaca dikelola mandiri dengan menggunakan dana pribadi. Berada di tempat ini, kamu tidak hanya bisa membaca buku dan menikmati pemandangan yang romantik,  namun juga bisa menikmati kopi khas Kindang dan jajajan kuliner yang menggoda dengan harga murah meriah.

  • Rumah Tahfiz Alam KP2K

Rumah tahfiz ini berbeda dengan rumah tahfiz pada umumnya, sebab para penggagasnya memilih sawah sebagai tempat mendirikan bangungan. Sehingga bisa menjadi destinasi wisata alam sekaligus destinasi wisata relegi.

Rumah tahfiz ini digagas oleh sekelompok pemuda yang bergabung dalam Komunitas Pelajar dan Pemuda Kindang (KP2K)

Bila padi sedang tumbuh, balutan nuansa hijau akan menyejukkan mata. Menuju rumah tahfiz tersebut, kamu akan merasakan sensasi berjalan di pematang sawah.

Nah, itulah tiga tempat yang patut dikunjungi jika berkunjung ke Desa Kindang. Desa  yang berada di lereng Gunung Lompo Battang itu.

KLIK INI:  USAID dan Katalis Dorong Program Sumur Resapan Air di Bantaeng dan Bulukumba