Berbagai Manfaat Daun Waru, Atasi Batuk Hingga Kanker

oleh -15.120 kali dilihat
Berbagai Manfaat Daun Waru, Atasi Batuk Hingga Kanker
Waru/Foto-wikimedia.org

Klikhijau.com – Banyak orang yang menggunakan tanaman sebagai sebagai obat tradisional, termasuk pohon waru. Pohon ini sering kali digunakan sebagai pohon peneduh tepi jalan atau tepi sungai dan pematang serta pantai.

Waru (Hibiscus tiliaceus), suku kapas-kapasan atau malvaceae, telah lama dikenal sebagai pohon peneduh .

Akarnya yang tidak dalam sehingga tidak merusak jalan dan bangunan di sekitarnya membuat waru disukai, meski tajuknya tidak terlalu rimbun. Tumbuhan ini asli dari daerah tropika di Pasifik Barat.

Di Indonesia, tumbuhan ini dikenal dengan banyak nama, seperti baru di daerah Belitung dan Sumba, baru dowongi di Ternate dan Tidore, waru di Sunda, Jawa, Flores, serta haru, halu, faru, fanu di Maluku.

KLIK INI:  Dengan Obat Alami Ini, Penyakit Kulit Dapat Diatasi

Selain sebagai peneduh, tanaman ini juga bermanfaat seperti kebanyakan tanaman lainnya. Daun waru dapat dijadikan sebagai pengganti daun jati dalam proses peragian kecap, sebagai pembungkus tempe, dan juga sebagai pembungkus makanan.

Selain itu, waru juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan terutama daunnya. Berikut berbagai manfaatnya!

# Menurunkan demam

Demam adalah kondisi saat suhu tubuh meningkat sebagai reaksi tubuh melawan peradangan yang terjadi pada tubuh. Caranya cukup dengan meminum air rebusan daun waru.

Obat herbal ini diduga efektif mengatasi demam karena sifat antiperadangan yang dimilikinya.

# Mengatasi penyakit kulit

Sebagai tanaman yang memiliki sifat antibakteri, daun waru kemungkinan dapat meredakan penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi bakteri.

Namun belum terdapat penelitian yang menunjukkan efektivitas daun waru terhadap penyakit kulit. Juga tentang jenis penyakit kulit apa saja yang mungkin diobati oleh tanaman herbal satu ini.

# Mengatasi bisul

Bisul adalah infeksi dari bakteri staphylococcus aureus dan ditandai dengan munculnya benjolan berisi nanah. Kulit biasanya akan memerah, bengkak, dan terasa hangat jika disentuh.

Salah satu cara alami untuk mengatasi bisul adalah dengan daun waru. Cukup remas daunnya lalu tempelkan langsung di atas bisul.

Daun ini dapat membantu mempercepat kesembuhan bisul karena sifat antibakteri dan antiperadangannya.

# Mengatasi batuk

Batuk umumnya disebabkan oleh flu. Batuk juga dapat mengindikasikan penyakit saluran pernapasan karena bakteri seperti bronkitis dan pneumonia. Penyebab lainnya kemungkinan adalah seperti stres dan dehidrasi.

Rebuslah daun waru dengan gula batu, kemudian minum air rebusannya. Rebusan ini bisa mengencerkan batuk berdahak dan mengatasi batuk kering.

Bisa juga dengan mencampurkan daun waru dan blimbing wuluh yang dihaluskan. Bubuhi garam dan dua cangkir air lalu saring. Minumlah tiga sekali sehari, setiap kali minum sebanyak satu cangkir.

KLIK INI:  Ketepeng Cina, Tanaman Liar yang Ditakuti Kurap dan Panu
# Meredakan radang sendi

Radang sendi dapat dipicu oleh berbagai sebab mulai dari cedera, penyakit degeneratif, infeksi, hingga penyakit autoimun. Gejala paling umum adalah nyeri sendi, kekakuan sendi, dan pembengkakan, yang kemudian memicu penurunan fungsi sendi.

Kandungan alkaloid dan saponin daun waru diduga dapat meredakan gejala radang sendi. Kedua senyawa tersebut memiliki efek analgesik dan antispasmodik.

# Obat patah tulang dan terkilir

Daun tanaman ini juga bisa digunakan untuk membantu patah tulang dan terkilir. Balurkan daun waru pada bagian tubuh yang mengalami patah tulang dan terkilir lalu balut.

Meski begitu, tidak diketahui seberapa efektifnya daun tanaman ini membantu penyembuhan patah tulang dan terkilir.

# Membantu proses kelahiran

Di beberapa negara, air rebusan daun waru digunakan sebagai obat tradisional dalam proses kelahiran. Air rebusan daun waru ini dipercaya dapat membantu proses kelahiran.

Selain itu, rebusan daun ini juga dipercaya dapat membantu agar plasenta lebih mudah dikeluarkan selama proses kelahiran.

# Obat tumor dan kanker

Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun waru dapat membantu membunuh sel kanker. Kandungan berbagai senyawa dalam ekstrak daunnya seperti tanin, alkaloid, saponin, dan senyawa lainnya dapat bertindak sebagai antioksidan.

Bagian yang dianggap paling potensial dari sifat antitumor dan antikanker dari tanaman ini adalah daun atau kulitnya.

Namun, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui bagian tanaman mana yang paling efektif sebagai obat kanker.

# Mengatasi gonore

Gonore adalah infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri. Kondisi ini dapat menyebabkan infertilitas apabila tidak diobati.

Sifat antibakteri pada daun waru dipercaya dapat membantu mengatasi gejala gonore. Namun, tetap dibutuhkan terapi lain untuk mengatasi penyakit ini, seperti penggunaan obat antibiotik.

KLIK INI:  Patah Tulang Bisa Obati Banyak Penyakit, Begini Penjelasannya