Begini Dampak Biologis Limbah Terhadap Kehidupan dan Lingkungan

Publish by -187 kali dilihat
Penulis: Redaksi
Begini Dampak Biologis Limbah Terhadap Kehidupan dan Lingkungan
Dumping limbah B3 milik PT DPL - Foto/Gakkum Jabalnusra

Klikhijau.com – Setiap hari, manusia memproduksi limbah dengan jumlah besar dan tak sedikit di antaranya terbuang sembarangan sehingga memberi dampak buruk bagi lingkungan.

Limbah tersebut berasal dari aktivitas industri yang sedang berkembang pesat, limbah akibat aktivitas di ruang publik hingga limbah yang dihasilkan dari rumah tangga. Cek jenis limbah secara lengkap di SINI!

Indonesia kini mengalami satu masalah krusial yakni beban limbah yang belum sepenuhnya tertangani dengan baik. Limbah rumah tangga misalnya masih terbuang melalui kanal-kanal dan sungai-sungai lalu berujung di lautan.

Perairan kita pun tercemar ragam limbah dan tentu mengancam ekosistem di dalamnya. Berikut dampak biologis limbah terhadap lingkungan yang perlu diketahui.

KLIK INI:  Tentang Sekolah Internasional, Gedungnya dari Bambu dan Nol Karbon
  1. Pencemaran air

Limbah rumah tangga yang masuk ke drainase akan menimbulkan pencemaran air. Dampak paling sederhana adalah matinya ragam organisme dalam air seperti ikan-ikan. Hal ini memicu terjadinya kerusakan ekosistem dalam air.

Sampah yang berkubang sembarangan dalam air akan menyebabkan terjadinya perubahan air dan kemunculan bau tak sedap di sungai atau kanal.

Limbah-limbah yang terbuang itu akan menghasilkan gas cair organik dan asam organik seperti gas metana. Metana yang beraroma tak sedap bila terhirup akan berbahaya bagi pernapasan. Di samping itu, metana dalam konsentrasi tinggi dapat menimbulkan ledakan.

Sedangkan perubahan wana pada air akibat terpapar limbah khususnya plastik dan sampah elektronik akan memicu penyebaran bahan kimia dan mikroorganisme yang dapat meresap dan terbawa air sehingga mencemari sumber-sumber air.

KLIK INI:  Populasi Badak Jawa Terus Membaik di Ujung Kulon

Sumur-sumur akan berpotensi tercemar dan manusia yang mengkonsumsi air sumur tersebut terancam mengalami gangguan kesehatan serius.

Terlebih bila ada bahan atau limbah berupa B3 (bahan berbahaya dan beracun) semisal timbal, cadmium, dan zat berbahaya lainnya dari limbah elektronik, dapat menimbulkan gangguan syaraf, hingga kerusakan sel. Faktanya, tak sedikit lahan di Indonesia yang saat ini terkontaminasi limbah B3.

Oleh sebab itu, ada baiknya memperlakukan khusus jenis limbah berbahaya khususnya sampah elektronik seperti baterai, radio tua, dan lainnya. Benda-benda seperti ini harus dipisahkan khusus karena masuk kategori limbah berbahaya.

Jangan membuangya sembarangan apalagi di perairan karena dampaknya sangat mengerikan. Jadi, bisa dibayangkan pula, betapa mengerikannya bila yang terbuang ke perairan itu adalah limbah industri, dampaknya akan jauh lebih mengerikan.

KLIK INI:  Limbah, Definisi dan Jenis-Jenisnya yang Perlu Diketahui
  1. Pencemaran darat

Harus diakui bahwa perilaku membuang sampah sembarangan masih terjadi di mana-mana. Lihat saja, setiap kali ada tanah kosong, di sana pula ada sampah bergentayangan. Tanpa disadari pemandangan sampah yang terbuang di darat telah merusak pemandangan.

Pada sisi lain beberapa jenis sampah yang terbuang dapat menimbulkan pencemaran tanah. Bahkan dapat menjadi sumber penyakit yang tentu berbahaya bagi masyarakat di sekitarnya.

  1. Pencemaran udara

Tak sedikit orang memilih memusnahkan sampahnya dengan cara membakar. Faktanya, cara ini sangatlah berisiko bagi kesehatan karena asap pembakaran. Di samping itu, membakar sampah dapat menaikkan karbonmonoksida (CO), Nitogen-monoksida (NO), karbondioksida (CO2) yang dapat menyebar liar di udara.

Hasil pembakaran plastik mengandung karsinogen yang dapat memicu kemunculan ragam penyakit menahun seperti kanker dan kelainan syaraf.

Membakar sampah di satu tempat akan mempengaruhi banyak orang karena zat berbahaya yang keluar melalui asap akan menyebar ke mana-mana. Pembakaran sampah tentu mengakibatkan terjadinya penurunan kualitas oksigen.

Itulah dampak biologis limbah bagi lingkungan. Sudah saatnya kita memperlakukan limbah atau sampah yang dihasilkan dengan cara bijak agar bahaya di baliknya tak mencerai lingkungan dan kehidupan.

KLIK INI:  Perihal Pemindahan Ibukota, Begini Tanggapan Politikus dan Aktivis Lingkungan!
Editor: Anis Kurniawan

KLIK Pilihan!