Begini Cara Burung di Hutan Kota Berperan Penting terhadap Ekosistem

oleh -75 kali dilihat
Begini Cara Burung di Hutan Kota Berperan Penting terhadap Ekosistem
Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Wiratno memimpin langsung sesi pelepasliaran puluhan burung dilindungi di TWA Angke - Foto/Dok KLHK

Klikhijau.com – Hutan kota memiliki peran penting dalam menghadirkan suasana alam di perkotaan. Manfaat hutan kota lebih lengkap dapat dilihat di SINI!

Karena itulah keberadaan vegetasi atau tumbuhan pada hutan kota perlu dijaga sebagai produsen pertama pada ekosistem. Hal itu karena, tumbuhan yang ada dan bervariasi akan memberi ruang hidup atau habitat bagi mahluk hidup lainnya, diantaranya burung.

Keberadaan burung-burung di hutan kota tentu satu pertanda baik bagi lingkungan. Burung yang beterbangan dan berkicau di hutan kota adalah indikator lingkungan. Kicauan burung juga memberi nuansa istimewa yang membawa pengunjungnya serasa ada di hutan belantara.

Burung memiliki peran penting antara lain di alam antara lain mengontrol populasi serangga, membantu penyerbukan bunga dan penyebaran biji.

“Karena itulah kepunahan populasi jenis burung tertentu akan berdampak pula pada ancaman kepunahan flora tertentu. Burung perlu dijaga agar kelestarian lingkungan terjaga pula,” kata Darmawan Denassa pada diskusi Jurnalisme lingkungan, Sabtu (19/9).

Kata Denassa, Indonesia merupakan negara dengan keanekaragaman hayati terbesar kedua di dunia, namun populasi satwanya terus menurun. Hal ini disebabkan oleh kerusakan habitat dan perburuan liar di alam.

Karena itu, melalui Rumah Hijau Denassa (RHD), Denassa mencoba membangun kawasan konservasi. “Di sini, kami menanam ragam pepohonan endemik yang mengundang kehadiran aneka burung-burung. Habitat burung perlu diperbaiki agar kekayaan hayati kita tetap eksis,” jelasnya.

KLIK INI:  Ikan Kodok, Penghuni Dasar Laut yang Eksotis

Peran burung di lingkungan

Kehadiran burung di kota menjadi berkah dan pertanda bahwa lingkungan masih baik. Hal itu karena bila terjadi pencemaran lingkungan, burung menjadi komponen alam terdekat yang akan terdampak pencemaran.

Burung akan menyebarkan biji dengan cara membawanya terbang. Cara kerja sederhana ini akan membuat tanaman bisa tersebar secara alami di alam. Burung terlibat dalam pelestarian flora. Burung membutuhkan tanaman, tetapi burung itu sendirilah yang membantu perkembangan tanaman.

Selain itu, burung juga berperan dalam rekreasi alam. Di suatu tempat yang dihuni burung-burung tentu akan diminati pengunjung.

Sebagai penggemar burung, cara terbaik mencintai burung adalah dengan mengamatinya. Pemotretan burung juga merupakan satu aktivitas yang menumbuhkan kesadaran pentingnya konservasi. Aktivitas mengamati burung akan memberi rasa bahagia.

Sekadar diketahui, burung menginspirasi  lahirnya ide membuat dan mengembangkan pesawat terbang. Kehidupan burung yang hidup dengan beterbangan juga memiliki filosofi mendalam tentang impian dan cita-cita.

Hasil riset Zoer’aini Djamal Irwan (1994) menunjukkan bahwa burung lebih banyak dijumpai baik jenis maupun jumlahnya pada hutan kota yang ditanami dengan tanaman produktif. Tanaman produktif tersebut antara lain tanaman berbunga, tanaman berbiji, dan tanaman berbuah.

Kehadiran tanaman berbuah dan berbunga akan mengundang kehadiran burung sebagai sumber makanan, tempat bercengkarama atau bersarang. Populasi burung di hutan kota akan menambah estetika dan vegetasi yang ada.

KLIK INI:  Kenalkan Mobil Pusling, Mobil Cerdas Konservasi Milik BBKSDA Sulsel