BBKSDA Perkenalkan Talaparusi ke Desa Cakura

Publish by -34 kali dilihat
Penulis: Ian Konjo
BBKSDA Perkenalkan Talaparusi ke Desa Cakura
Suasana perkenalan Talaparusi di Desa Cakura, Takalar/foto-ist

[hijau]Sejahtera satwa nya serta sejahtera masyarakatnya[/hijau]

Klikhijau.com – Sosialisasi Talaparusi (Tata Kelola Penangkaran Rusa Berbasis Rakyat Terintegrasi dan Berkelanjutan) berlangsung sehari di Kantor Desa Cakura, Kabupaten Takalar, Selasa, 30 Juli 2019.

Sosialisasi dihadiri 55 orang peserta berasal dari unsur Dinas Pariwisata Takalar, Dinas Pertanian, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Aparat Desa Cakura, Perwakilan Kelompok Mammetang, Masyarakat Desa Cakura, dan Balai Besar KSDA Sulsel.

Kepala BBKSDA Sulsel Ir. Thomas Nifinluri menyampaikan konsep konservasi satwa jenis Rusa Timor melalui penangkaran dengan prinsip 3K yaitu, kemitraan, kelestarian dan kesejahteraan.

KLIK INI:  BBKSDA dan Lindungi Hutan Gelar Even "Makassar Rawat Bumi" di Lantebung

“Penangkaran rusa rakyat di Desa Cakura ini didukung beberapa stakeholders seperti BRI, Pertamina (CSR), Bus primadona, Dinas Pertanian dan stakeholder lainnya,” jelas Thomas.

Prinsip kemitraan

Prinsip 3K yaitu kemitraan bersama masyarakat, swasta dan perguraun tinggi, media dan lintas eselon I KLHK serta OPD kabupaten dan provinsi.

Kelestarian dimaksud dengan keberlanjutan program Talaparusi dan dukungan sumberdayanya. Sementara Kksejahteraan adalah sehat kawasan hutannya, sejahtera satwanya serta sejahtera masyarakatnya.

Lanjut Thomas, “Skema pembiayaan melalui CSR dari PT Pertamina (Persero) TBBM Makassar dengan cara membantu penangkar mulai dari pengadaan indukan, pembuatan kandang, hingga persiapan lahan utk pakan.”

Kepala Desa Cakura dalam paparannya menyambut baik program ini dan berharap keseriusan kerja kelompok yang telah dibina BBKSDA Sulsel. Dia juga menyampaikan bahwa masyarakat cenderung akan melihat dan mengamati terlebih dahulu serta mempertimbangkan untung ruginya penangkaran tersebut.

KLIK INI:  BBKSDA Sulsel Gelar Forum Penyegaran Bagi Pejabat Fungsional dan Tenaga Teknis

Dinas Pertanian menyampaikan bahwa warga Cakura merupakan peternak ulung sehingga mempunyai dasar kemampuan untuk Penangkaran Rusa. Yang harus diantisipasi pada penangkaran rakyat ini salah satunya adalah pencegahan penyakit pada indukan satwa melalui proses karantina.

Pada sesi diskusi, kelompok masyarakat mametang sangat antusias terhadap program Talaparusi. Mereka berharap dapat memperoleh pelatihan mengenai pengelolaan penangkaran rusa.

Masyarakat berkeyakinan jika program ini berhasil akan mendatangkan banyak pengunjung dalam kegiatan wisata buru di Desa Cakura dan menjadi sumber pendapatan masyarakat.

Thomas menambahkan, konsep Talaparusi adalah bentuk implementasi dari 10 cara baru kelola kawasan konservasi dan mendukung program prioritas nasional yaitu pariwisata serta visi Gubernur Sulsel untuk akselerasi wisata bertaraf interbasional di Sulsel.

KLIK INI:  BBKSDA Sulsel Jalin MoU dengan Klikhijau untuk Penguatan Literasi Konservasi
Editor: Irhyl R Makkatutu

KLIK Pilihan!