Bahkan Presiden pun Akui Sampah Bukan Persoalan Sepele

Publish by -6 kali dilihat
Penulis: Redaksi
Bahkan Presiden pun Akui Sampah Bukan Persoalan Sepele
TPA Regional Banjarbakula di Kabupaten Banjarbaru/Foto- KLHK

Persoalan sampah memang rumit dan mengkhawatirkan

Klikhijau.com – Sampah bukanlah persoalan yang sepele. Hal itu diakui sendiri oleh Presiden Joko Widodo. Ada ribuan ton sampah yang tidak tertangani yang dapat menimbulkan musibah.

Jokowi mengingatkan bahwa kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan telah terbukti memunculkan bencana, baik itu bau tidak sedap, penyakit, pencemaran lingkungan dan sumber air, serta bencana banjir yang sangat merugikan.

“Bertambahnya jumlah penduduk akan mengakibatkan bertambahnya volume timbulan sampah. Oleh karena itu, pengelolaan sampah di TPA perlu ditata dengan baik. Memiliki fasilitas dan teknologi pengolahan yang modern, serta sistem manajemen yang baik”, terang Jokowi.

Pernyataan Jokowi itu dikeluarkan saat meresmikan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Regional Banjarbakula di Kabupaten Banjarbaru, Jum’at, 7 Febuari 2020 lalu.

KLIK INI:  Bahaya Limbah Detergen Bagi Lingkungan dan Apa yang Bisa Dilakukan

TPA menjadi harapan banyak orang untuk mengurangi sampah yang berserakan di lingkungan sekitar, baik halaman rumah hingga laut.

Semisal keberadaan TPA Regional Banjarbakula sendiri melibatkan beberapa kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Selatan ini.

TPA ini memiliki luas lahan kurang lebih 15 Hektare yang melayani masyarakat di Kota Banjarmasin, Kabupaten Banjarbaru, Banjar, Barito Kuala, dan Tanah Laut.

TPA ini dapat mengolah sampah sebesar 790 ton perhari. Teknologi yang digunakan adalah sanitary landfill dilengkapi dengan pengolahan air lindi 1,5 liter perdetik, sehingga lingkungan sekitar tidak tercemar timbulan sampah dan bau.

“Meskipun TPA yang bagus sudah ada, kita tetap melatih masyarakat untuk bisa mandiri dalam mengelola sampah, sehingga bisa memilah sampah, dan bisa reduce, reuse dan recycle”, pinta sang Presiden.

Presiden juga meminta agar terus dikembangkan teknologi dalam pengelolaan sampah agar memiliki nilai tambah dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Presiden mencontohkan seperti teknologi pembangkit listrik tenaga sampah dan sumber energi lainnya sehingga sampah tidak lagi menjadi sumber masalah.

Oya, TPA bukan lagi tempat Pembuangan Akhir sampah, tapi Tempat Pemrosesan Akhir sampah.

KLIK INI:  Di Bekasi, Adipura akan Memakan Korban
Editor: Idris Makkatutu

KLIK Pilihan!