Ayo! Jangan Gunakan Plastik Sekali Pakai sebagai Wadah Daging Kurban

Publish by -32 kali dilihat
Penulis: Ian Konjo
Ayo! Jangan Gunakan Plastik Sekali Pakai sebagai Wadah Daging Kurban
Ilustrasi daging dan kantong plastik.

Klikhijau.com – Perayaan hari raya Idul Adha atau hari raya kurban tahun ini tinggal sehari lagi. Di tanggal 11 Agustus esok, seluruh warga muslim khususnya di Indonesia akan memotong hewan kurban.

Usai dipotong dan siap untuk dibagi-bagikan, panitia kurban dan masyarakat biasanya kantong plastik yang paling banyak digunakan sebagai tempat daging kurban.

Untuk mengurangi penggunaan kantong plastik, KLHK melalui Direktorat Pengelolaan Sampah Limbah dan B3 (PSLB3) menerbitkan Surat Edaran tentang Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha Tanpa Sampah.

Berikut beberapa point isi dari Surat Edaran (SE) bernomor SE.2/PSLB3/PS/PLB.O/7/2019 dari PSLB3.

# Mengimbau kepada seluruh pemerintah daerah agar mengajak panitia pembagian daging kurban agar tidak menggunakan kantong plastik.

# Menggunakan alternatif wadah daging. Misalnya daun pisang, daun jati, anyaman bambu atau wadah lainnya yang tersedia di daerah masing-masing.

KLIK INI:  Ello Jello, Gelas Karya Anak Bangsa yang Ramah Lingkungan dan Bisa Dimakan

# Mengimbau kepada masyarakat untuk membawa wadah sendiri ketika menerima daging kurban.

# Menyediakan sarana dan prasarana pengelolaan sampah, seperti tempat sampah terpilah dan satuan tugas khusus di lapangan yang menangani sampah.

KLHK juga mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) agar saat perayaan Idul Adha nanti tidak ada potensi meningkatnya jumlah sampah plastik bekas pembagian daging.

Imbauan mengurangi penggunaan plastik ini diedarkan demi mendukung pelaksanaan kampanye Nasional “Kendalikan Sampah Plastik” yang diamanatkan dalam Perpres nomor 97 tahun 2017.

Melalui keterlibatan masyarakat, perayaan Idul Adha tahun ini tidak menambah masalah sampah plastik. Ayo kurangi sampah plastik di momen lebaran ini!

KLIK INI:  Label Ramah Lingkungan Dapat Merangsang Timbulnya Inovasi dan Investasi
Editor: Ian Konjo
Sumber: beberapa sumber

KLIK Pilihan!