Anda Tak Harus Minum Air Putih 8 Gelas Perhari, Begini Penjelasannya

Publish by -18 kali dilihat
Penulis: Redaksi
Anda Tak Harus Minum Air Putih 8 Gelas Perhari, Begini Penjelasannya
Ilustrasi minum air putih/Foto-bbc.com

Klikhijau.com – Tubuh manusia membutuhkan air untuk membantu metabolisme tubuh, juga sebagai penghilang dahaga. Mengonsumsi air minum yang memiliki pH tinggi dapat meminimalisir dampak buruk yang bisa terjadi pada kesehatan.

Air tak hanya menjadi zat utama dalam tubuh, tetapi juga mengatur suhu dalam tubuh. Selain itu, air berperan mengangkut nutrisi ke seluruh tubuh, untuk pembuangan, membentuk air liur, dan melumasi sendi.

Air juga memiliki fungsi sebagai peredam kejut untuk organ vital dan janin yang sedang tumbuh.

Sebuah penelitian menyebut bahwa rutin minum air dapat membantu mengontrol beban tubuh.

KLIK INI:  Ada Apa di Balik Sisa Air Mineral yang Terbuang di Botol Kemasan?

Dewan Pangan dan Nutrisi, Badan Penelitian Nasional Inggris sendiri menyarankan orang dewasa agar mengonsumsi satu mililiter cairan untuk setiap kalori makanan.

Dua liter air untuk 2.000 kalori makanan bagi perempuan dan dua setengah liter air untuk 2.500 kalori makanan bagi pria.

Penelitian yang disebutkan di atas adalah penelitian yang dilakukan oleh Brenda Davy, Profesor Nutrisi Manusia, Makanan, dan Olahraga di Institut Politeknik dan Universitas Negeri Virginia.

Tak harus delapan gelas perhari

Selama ini ungkapan agar mengkonsumsi air putih 8 gelas perhari sudah sering didengar. Minum delapan gelas air mineral per hari dianggap memiliki manfaat dalam mengendalikan berat badan seseorang. Namun, hal ini tidak sepenuhnya benar.

Faktanya, banyak penelitian yang menganjurkan bahwa dalam kondisi sehat, manusia dewasa tidak memerlukan 8 gelas setiap hari.

Ahli kesehatan mengatakan, tubuh setiap orang memiliki mekanisme berbeda. Setiap orang bisa saja membutuhkan air kurang dari delapan gelas atau lebih dalam sehari.

KLIK INI:  Draft RUU Sumber Daya Air yang Baru Disetujui DPR

Jika minum air berlebihan, akan ada konsekuensi yang menjadikan beban filtrasi pada ginjal.

Penelitian juga menunjukkan, mengonsumsi cairan terlalu banyak dari yang dibutuhkan tubuh dapat berakibat fatal.

Akibat yang bisa timbul yaitu dapat menyebabkan pengenceran natrium dalam darah. Akibatnya terjadi pembengkakan pada otak dan paru-paru.

Konsultan Kedokteran Olahraga dan Latihan Rumah Sakit Universitas Perguruan Tinggi London (UCLH), Dr Courtney Kipps menemukan setidaknya 15 kasus kematian atlet akibat hidrasi berlebih saat mengikuti kompetisi olahraga.

Ia memperkirakan sebagian kasus tersebut diakibatkan rasa tidak percaya diri terhadap mekanisme haus yang dibuat tubuh. Jadi, perlu meminum lebih banyak air untuk menghindari dehidrasi.

Semakin tua, mekanisme rasa haus akan mulai kehilangan sensitivitas dan rentan terhadap dehidrasi dibandingkan yang muda. Pertambahan usia memungkinkan diri untuk mengasup cairan agar tetap terhidrasi.

KLIK INI:  7 Manfaat Istimewa Buah Jamblang, Poin Terakhir Paling Ajaib
Editor: Ian Konjo
Sumber: Beberapa sumber

KLIK Pilihan!