Agar Gizi Terjaga, Begini Cara Terbaik Memasak Sayuran Hijau

oleh -250 kali dilihat
Agar Gizi Terjaga, Begini Cara Terbaik Memasak Sayuran Hijau
Sayuran hijau/Foto-pixabay

Klikhijau.com – Ahli gizi menyarankan kita untuk mengonsumsi sayuran hijau. Sayuran memiliki peran penting dan manfaat yang banyak bagi kesehatan tubuh kita.

Menurut Pesan Gizi Seimbang Kementerian Kesehatan, kita dianjurkan makan sayur sebanyak 250 gram dan buah 150 gram per hari.

Namun, dalam pengolaanya harus hati-hati. Cara memasak yang salah bisa membuat aneka santapan dari sayuran hijau kehilangan warna, vitamin dan mineralnya.

Saat memasak kadar vitamin dan mineral sayuran bisa hilang 15-20 persen. Hal tersebut terjadi terutama pada sayur yang mengandung vitamin larut air, seperti vitamin B dan C, serta asam folat dan kalium.

KLIK INI:  Selain Renyah, Sayur Sawi Putih Punya 3 Manfaat yang Menakjubkan

Beberapa orang menambahkan garam agar warna sayurannya tetap hijau. Hanya saja, ini tak terlalu ampuh untuk membuat sayuran jadi tetap hijau cerah.

Koki selebriti Heston Blumenthal seperti dikutip dari CNN Indonesia mengatakan, garam akan meningkatkan suhu air mendidih. Garam akan mencegah enzim perusak warna hijau ketika ditambahkan ke dalam sayuran.

Sementara, dosen fisika di Universitas Bristol Blumenthal dan Peter Barham mengungkap, kunci agar warna hijaunya tetap terjaga adalah dengan mengontrol kalium air rebusan.

Selain itu, faktor terpenting adalah kualitas air itu sendiri. Kalsium adalah musuh sayuran hijau. Kadar kalsium tinggi akan menyebabkan sayuran berubah warna.

“Selama air di rumah tak tinggi kalsium (tak lebih dari 20 mg per liter), sayuran akan tetap hijau jika dimasak dengan tepat”, ungkapnya.

KLIK INI:  Ini Buah dan Sayur yang Bisa Menggantikan Air Minum dan Atasi Kelelahan
Cara tepat memasak sayuran

Memasak sayuran bukan hanya soal kehilangan warna saja. Cara masak yang tidak tepat juga berpotensi merusak berbagai kandungan vitamin dan mineral di dalamnya.

Dari laman CNN dikutip bahwa sayuran hijau mentah mengandung asam oksalat. Senyawa organik tersebut mencegah tubuh menyerap kalsium dan zat besi.

Itulah mengapa sebaiknya sayuran hijau dimasak sebelum dikonsumsi. Memasaknya akan memecah asam oksalat sehingga tubuh bisa mendapatkan manfaat dari nutrisi ini.

Metode memasak yang tepat sangat penting digunakan. Arinda Veratamala di laman Hellosehat menuliskan, cara yang paling efektif adalah dengan mengukusnya. Terutama untuk sayuran yang mengandung vitamin larut air seperti brokoli, wortel, kembang kol, kacang hijau, dan bayam.

Cara ini terbukti mempertahankan kandungan nutrisi sayuran lebih banyak daripada metode lainnya. Gunakan panci khusus mengukus atau microwave untuk mengukus sayuran. Masak selama 7-10 menit.

Cara masak sayuran yang lain adalah dengan memanggang, menumis, atau merebusnya. Tunggu air sampai mendidih lalu masukkan sayuran ke dalamnya agar kandungannya terjaga.

Saat memasak, penting juga Anda tahu waktu, suhu, dan juga jumlah air yang digunakan. Waktu masak terlalu lama, suhu terlalu tinggi, dan jumlah cairan terlalu banyak membuat nutrisi sayuran semakin banyak yang hilang.

KLIK INI:  Petani KBA Kanreapia dan Brimob Berbagi Sayur ke Panti Asuhan di Gowa dan Makassar