7 Situasi Penting pada Tanaman yang Wajib Anda Amati Setiap Waktu

oleh -18 kali dilihat
7 Situasi Penting pada Tanaman yang Wajib Anda Amati Setiap Waktu
Ilustrasi - Foto/Pixabay

Klikhijau.com – Merawat tanaman memang memiliki segudang manfaat, diantaranya melatih kesabaran dan ketelatenan. Beberapa jenis tanaman bahkan perlu diberi perhatian khusus setiap harinya.

Tak hanya menyiramnya, tetapi juga mencermati situasi-situasi yang terjadi pada tanaman. Secara umum, pengamatan rutin pada tanaman perlu dilakukan untuk melihat kondisi air, nutrisi, cahaya, suhu dan kelembapan udaranya.

Semua faktor di atas sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman. Bila ada satu faktor atau situasi saja yang bermasalah, maka dapat menimbulkan masalah fisiologis pada tanaman.

Nah, berikut ini setidaknya ada 7 situasi penting pada tanaman yang wajib diamati setiap waktu. Penasaran?

Dikutip dari buku “Tanaman Hias Tampil Prima” karya Hadi Susilo Arifin yang diterbitkan Penebar Swadaya tahun 2004, berikut ini situasi yang kerap melanda tanaman hias dan cara mengatasinya:

KLIK INI:  Berkenalan dengan Bunga Kalatea, Si Cantik yang Sederhana, Jenis dan Perawatannya
  • Tanaman kelebihan air atau kekurangan air

Kelebihan air atau kekurangan air, sama-sama memberi dampak buruk pada tanaman. Tanaman yang kekeringan atau kekurangan air sangat mungkin akan mati, namun tak seburuk bila tanaman kelebihan air.

Tanaman yang kelebihan air bisa langsung mati. Hal ini karena pada saat media tanam kelebihan air, udara tidak dapat diserap perakaran. Situasi ini membuat pertumbuhan tanaman terhenti, kemudian mati.

Lalu, bagaimana mencegah agar tanaman tak kelebihan air? Perhatikan selalu tingkat kekeringan media tanam. Lakukan penyiraman secara bijak yakni saat medi tanam mulai kering.

Nah, adapun pertanda sebuah tanaman yang kekeringan bisa tampak pada kondisi media tanahnya yang pecah-pecah. Hal ini diakibatkan oleh adanya gap di perakaran tanaman.

KLIK INI:  Boroco, Tanaman Obat Potensial yang Dibiarkan Tumbuh Liar
  • Suhu udara yang berfluktuasi dan kering

Situasi ini sering terjadi pada ruangan ber AC yang terkadang dimatikan atau dihidupkan. Fluktuasi suhu yang drastis dapat menyebabkan tunas-tunas bunga berguguran, terutama pada tanaman African violet.

Kerusakan tanaman pada ruang ber-AC juga disebabkan oleh kelembapan udara yang rendah sehingga tanaman menjadi kekeringan. Sebagai contoh, dedaun tanaman hias seperti Caladium dan Begonia akan berguguran bila terjadi kekeringan.

Nah, bagaimana mengatasinya? Simpel saja! Lakukanlah penyiraman dengan teratur  agar kelembapannya terjaga. Lalu, khusus untuk tanaman pot, upayakan tak menempatkannya di sekitar jendela terbuka.

  • Tanaman terbakar akibat cahaya matahari

Tanaman yang menyukai tumbuh di bawah peneduh umumnya akan terbakar daunnya bila terkena sinar matahari langsung. Karenanya, bila ingin mengeluarkan tanaman indoor ke luar ruangan, pastikan melakukannya secara bertahap dengan proses aklimatisasi dari ruang yang redup ke area yang terang.

KLIK INI:  Tanaman Lee Kwan Yew, Dekorasi Alami dengan Aksentuasi Hijau Daun  
  • Tanaman kekurangan cahaya

Nah, bila tanaman kekurangan cahaya maka dapat membuatnya lemas, tidak berkembang bahkan tunas bunganya bakal berguguran. Untuk mendapatkan akses cahaya memadai maka sebaiknya tanaman digeser atau diputar secara teratur ke arah pantulan matahari atau menghadap sumber matahari.

  • Bercak air pada daun

Bercak air pada dedaun tanaman muncul akibat sisa siraman. Untuk menghindari gejala ini, sebaiknya menggunakan air ledeng yang segar (bukan air yang sudah didiamkan semalaman). Ada baiknya pula tidak menyemprotkan air pada permukaan daun atau bersihkan segera dedaun yang basah bila tersiram air.

  • Kelembapan yang tidak benar

Perlu diketahui bahwa kelembapan udara yang terlalu rendah dapat mengakibatkan ujung dan pinggiran daun menjadi kering kecokelatan, terutama pada tanaman yang berdaun tipis seperti Calathea. Kelembapan yang terlalu rendah dapat diatasi dengan penyemprotan atau pengabutan uap air secara teratur. Bisa pula dengan menempatkan tanaman pada tatakan pot yang diberi kerikil lembap/basah.

Itulah 7 situasi yang kerap melanda tanaman hias kesayangan Anda dan bagaimana mengatasinya. Semoga bermanfaat!

KLIK INI:  Bunga Oleander, Si Cantik yang Berbahaya