5 Tips Merawat Tanaman Kaktus dan Sukulen untuk Pemula, Klik Ini!

oleh -8.073 kali dilihat
5 Tips Merawat Tanaman Kaktus dan Sukulen untuk Pemula, Klik Ini!
Ilustrasi kaktus - Foto/ Stefan Kunze on Unsplash

Klikhijau.com – Kondisi Pulau Sulawesi yang merupakan kawasan Wallacea dan sebagian besar wilayahnya merupakan daerah pesisir menjadikan pulau ini memiliki keunikan tersendiri.

Cuaca yang terik dan kering menjadikan jenis tanaman yang ditanam pun berbeda dengan daerah lembab di Jawa. Dua di antara jenis tanaman yang cocok ditanam di daerah seperti ini adalah kaktus dan sukulen.

Secara umum tanaman kaktus dan sukulen menyukai tempat yang memiliki kelembapan rendah dan bersuhu tinggi. Hal itu dikarenakan kedua tanaman ini telah berevolusi sehingga mampu beradaptasi dengan kondisi lingkungan yang kering.

Akar kaktus dan sukulen mampu menyerap air secara optimal lalu menyimpannya dalam waktu lama.

Kaktus dan sukulen mudah menyesuaikan diri dengan berbagai lingkungan dan toleransi tinggi terhadap perubahan kelembapan udara, curah hujan, atau sinar matahari.

KLIK INI:  5 Tumbuhan Araceae yang Dulu Liar di Hutan, Kini Merumah dengan Mentereng

Di habitat aslinya (Amerika dan Brazil ), kaktus dan sukulen lebih cocok tumbuh di daerah sub tropis beriklim sedang hingga tropis. Akan tetapi, kaktus menyukai daerah yang mempunyai curah hujan minimal (di bawah 60 mm per bulan).

Pada kondisi itu, udara sangat panas dan matahari bersinar sepanjang hari (50-80%). Lingkungan yang ideal untuk pertumbuhan kaktus adalah bersuhu 16-34 derjat Celcius dan kelembapan udara 30-90%.

Merawat tanaman merupakan hobi yang susah-susah gampang. Sama halnya dengan tanaman kaktus dan sukulen, meski terbilang cukup mudah dalam perawatannya namun tanaman tersebut juga bisa mati dan membusuk jika tidak dirawat dengan baik.

Nah bagi para pemula yang akan menanam kaktus dan sukulen, simak tips perawatannya berikut ini!

Pastikan selalu memilih pot dengan lubang di bagian bawahnya

Cara ini dibutuhkan untuk memastikan air siraman dapat keluar dan tidak menggenang di dalam pot. Media yang lembap atau basah adalah penyebab utama akar kaktus dan sukulen yang membusuk. Pot yang terbuat dari tanah liat merupakan salah satu pilihan jenis pot yang baik untuk menanam tanaman satu ini.

KLIK INI:  Intip Kuis Berhadiah Philodendron Senilai 10 Juta Rupiah dari Planters Kawakan Ini!
Pemilihan media tanam yang tepat

Karena kebutuhan tiap jenis kaktus dan sukulen berbeda-beda, jangan asal menggunakan media yang bisa menyimpan air terlalu lama. Jika perlu, letakkan pasir malang atau bebatuan di lapisan paling bawah untuk mengurangi tingkat kelembapan dalam tanah.

Selanjutnya campuran tanah dan pupuk kandang, paling atas bisa menggunakan sekam bakar. Kalau misalnya bahan-bahannya terbatas, kamu bisa langsung masukkan tanah asalkan lubang drainase pot berukuran besar.

Hindari kaktus dan sukulen terpapar sinar matahari langsung

Meski habitat aslinya di daerah kering, bukan berarti kaktus dan sukulen harus terpapar matahari secara terus-menerus. Mereka butuh waktu untuk beradaptasi dengan tempat dan lingkungan yang baru.

Kaktus dan sukulen tumbuh paling baik saat mendapat sinar matahari pagi yang cukup, dan penyinaran selama 4-6 jam setiap harinya. Hindarkan dari panas terik siang hari yang menyengat karena bikin daunnya terbakar dan muncul noda kehitaman.

Jangan tempatkan kaktus tepat di bawah sinar matahari langsung, karena jika terlalu lama menyerap sinar UV dari matahari ujung kaktus akan lekas mongering. Hal inilah yang kemudian menyebabkan kaktus semakin lemah dan mudah mati.

KLIK INI:  Mona Lavender, Tanaman Hias Berwarna Ungu yang Mekar Lebih Lama
Perhatikan intensitas penyiraman

Penyiraman kaktus yang benar adalah dengan menyemprot menggunakan spray atau semprotan yang bisa dilakukan dalam tempo dua kali dalam seminggu.

Menyemprotnya pun juga tidak terlalu banyak karena kaktus bisa jadi lembab. Dengan menyiram kaktus sesuai aturan maka kaktus akan menyerap nutrisi dengan baik dan sesuai kebutuhannya.

Salah satu alat yang sangat berfungsi untuk mengetahui kebutuhan penyiraman dan membantumu untuk mengetahui saat yang tepat menyiram tanaman adalah adalah moisture meter. Alat ini akan memberi tahu tingkat kelembapan tanah, intensitas cahaya, hingga PH tanah.

Berikan pupuk secara berkala

Pemberian pupuk harus secara berkala dilakukan. Hal tersebut adalah cara menjaga kaktus tetap subur dan berumur panjang. Kaktus yang diberi pupuk secara rutin akan menghasilkan tanaman yang kuat dan sehat sehingga dapat berada dalam kondisi cuaca apapun.
Pupuk yang digunakan juga tidak boleh sembarangan. Jenis pupuk yang disarankan biasanya berupa NPK.

Sering-sering memindah posisi tanaman agar mereka mendapat penyinaran yang sesuai

Cobalah pindahkan posisi kaktus dan sukulen secara berkala. Terutama jika tanamannya kurang mendapat sinar matahari secara merata. Selain itu, rutin memindahkan tanaman juga melatih mereka untuk beradaptasi di tempat yang baru sehingga lebih kebal dan nggak gampang mati.

Nah, perawatan kaktus dan sukulen terbilang mudah kan? Ayo menanam kaktus dan sukulen, selain sebagai tanaman hias, kaktus juga dapat menyerap CO2 loh!

KLIK INI:  Kreatif, Ilmuwan Asal Meksiko Sulap Kaktus Jadi Kantong Ramah Lingkungan