Ramah Lingkungan, Ini 5 Sedotan yang Berasal dari Tumbuhan
Klikhijau.com – Saya tak perlu lagi menjelaskan panjang lebar bagaimana dampak yang ditimbulkan oleh sampah plastik terhadap lingkungan. Jika Anda membaca artikel-artikel di Klikhijau.com, Anda pasti...
Klikhijau.com – Saya tak perlu lagi menjelaskan panjang lebar bagaimana dampak yang ditimbulkan oleh sampah plastik terhadap lingkungan. Jika Anda membaca artikel-artikel di Klikhijau.com, Anda pasti sudah tahu.
Sebagai salah satu penyumbang sampah terbanyak, baik di darat dan di lautan, penggunaan sedotan plastik haruslah dihentikan.
Untuk alternatif, berikut 5 sedotan ramah lingkungan yang terbuat dari tumbuhan yang bisa digunakan sebagai dukungan kampanye mengurangi sampah plastik.
Sedotan dari rumput liar[/caption]
Sedotan yang satu ini sudah dijelaskan lengkap di artikel sebelumnya. Bahan sedotan ini adalah rumput jenis spesifik, yaitu rumput Lepironia articulata atau purun danau.
Ciri khas rumput yang disulap menjadi sedotan ramah lingkungan tersebut berbentuk panjang dengan batang yang berlubang. Lubang pada rumput itulah yang berfungsi sebagai sedotan minuman.
[irp posts="3534" name="Di Tangan Tien, Rumput Liar Menjelma Sedotan Ramah Lingkungan"]
Kafe Editha, sebuah tempat nongkrong di Filipina menyulap daun kelapa menjadi sedotan. Dengan cara yang cukup mudah, sedotan dari daun kelapa itu bisa digunakan layaknya sedotan pada umumnya.
Sedotan daun kelapa yang diberi nama 'Lukay' itu berasal dari bahasa Filipina yang berarti 'daun kelapa'.
Sedotan daun kelapa merupakan salah satu jalan keluar yang bisa diambil untuk mengatasi masalah sampah sedotan plastik.
Bukan hanya daun kelapa, sedotan jerami juga sudah mulai banyak dilirik oleh restoran dan bar. Ini dikarenakan desainnya yang lebih licin dibanding sedotan bambu.
Sedotan the straw straw (jerami) ini bisa menjadi alternatif sedotan ramah lingkungan yang terbuat dari bahan alam.
[irp posts="7079" name="Tak Ada Ruginya Menaman Lidah Mertua, Ini 5 Manfaatnya yang Mengejutkan"]
Restoran ini bernama Broccoli Revolution di Bangkok berinovasi membuat sedotan ramah lingkungan yang berasal dari batang kangkung berukuran besar.
Ini sekaligus menjadi jalan keluar permasalahan sampah sekaligus pemanfataan batang daung kangkung berukuran besar.
Nanamia Pizzeria, sedotan yang terbuat dari batang daun pepaya. Ini merupakan inovasi pertama yang diterapkan oleh restoran yang berada di Jogja. Sedotan ini khusus dipakai untuk minum air kelapa muda.
Ternyata, sebelum mencoba sedotan dari batang daun pepaya, mereka telah menggunakan sedotan berbahan sari pati jagung.
***
Menggunakan sedotan bukan plastik memang jadi salah satu langkah untuk mengurangi sampah plastik. Mulailah dari diri sendiri. Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi?
[irp posts="7360" name="Kenalkan, Ini Pengganti Sedotan Plastik yang Sehat dan Ramah Lingkungan"]