Singgung Sawit Indonesia, Bill Gates Ungkap Kaitan Bencana Ekologis dan Sawit

Klikhijau.com – Pendiri Microsoft, Bill Gates, menulis catatan menggelitik di akun pribadinya mengenai seramnya ancaman bencana ekologis di masa datang. Gates menuturkan bahwa aktivitas manusia di...

Singgung Sawit Indonesia, Bill Gates Ungkap Kaitan Bencana Ekologis dan Sawit
Bacakan Artikel

"Minyak sawit juga satu-satunya minyak nabati dengan keseimbangan lemak jenuh dan tak jenuh yang hampir sama, itulah sebabnya minyak ini sangat serbaguna. Jika lemak hewan adalah bahan utama dalam beberapa makanan, maka minyak sawit adalah pemain tim yang dapat bekerja untuk membuat hampir semua makanan dan barang-barang non-makanan menjadi lebih baik," Gates menjelaskan.

Meski sulit tergantikan karena murah dan serbaguna, Gates berharap inovasi-inovasi alternatif dapat terus dikembangkan. Gates mencontohkan Perusahaan C16 Biosciences yang mengembangkan minyak berbasis fermentasi mikroba yang tidak menghasilkan emisi. Ia berharap solusi demikian dapat membantu mengurangi dampak perubahan iklim dan mencegah bencana lingkungan yang lebih besar di masa depan.

Sejak 2017, C16 kata Gates telah mengembangkan produk dari mikroba ragi liar memakai proses fermentasi yang tidak menyisakan emisi sama sekali.

Meski secara kimiawi tidak sama dengan minyak sawit konvensional, namun minyak C16 mengandung asam lemak yang serupa, sehingga dapat digunakan untuk aplikasi serupa.

"Minyak ini sama alaminya dengan minyak sawit, hanya saja tumbuh pada jamur, bukan pada pohon. Sama dengan Savor, proses C16 sepenuhnya bebas dari pertanian. 'Pertanian'-nya adalah sebuah laboratorium di tengah kota Manhattan," kata Gates.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2