Potensi Pemanfaatan Sampah di Indonesia Mencapai Setengah Triliun Rupiah

Klikhijau.com – Sampah di Indonesia memang membuat kita miris, namun di sisi lain ada potensi ekonomi yang jumlahnya begitu fantastis andai sampah terkola dengan baik. Dalam pertemuan refleksi akhi...

Potensi Pemanfaatan Sampah di Indonesia Mencapai Setengah Triliun Rupiah
Bacakan Artikel

Saat ini terdapat 14.457 unit bank sampah dengan jumlah nasabah sebanyak 403.197 orang dengan sampah terkelola rata-rata 460.554,46 ton/tahun. Nilai ekonomi dari tingkatan ini diperkirakan mencapai 5,1 miliar rupiah.

Pada tingkatan Industri, Vivien menyebutkan jumlah sampah yang telah terkelola misalnya pada 36 Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) mencapai 27.886 ton, kemudian pada 75 rumah kompos sebanyak 16.105 ton, pada 22 Pusar Daur Ulang (PDU) diperkirakan 18.689 ton/hari.

Selain itu, sampah yang terkelola dengan jumlah yang besar juga terdapat pada suatu fasilitas RDF dengan jumlah kelola sampah sebesar 50.804 ton. Kemudian pada 2 fasilitas ITF dengan 6.036 ton, serta pada 282 TPS3R sebesar 87.574 ton.

Wirausaha sampah

Pada sektor informal, Vivien menyampaikan bahwa pekerja yang mencari dan mengumpulkan sampah atau pemulung diperkirakan dapat mengelola sampah sebanyak 10-20 kg/hari/orang.

Sedangkan pada tingkatan pengepul, dapat mengelola sampah 200-700 kg/hari. Kewirausahaan sosial-pun memanfaatkan sampah dalam bisnis usahanya. Terdapat 176 mitra yang rata-rata dapat mengelola 50 ton sampah setiap bulannya.

Vivien menerangkan lebih lanjut, bahwa potensi ekonomi sirkular selain mendatangkan manfaat ekonomi untuk masyarakat, juga sejalan dengan target pencapaian zero waste 2050, serta zero emission pada tahun 2060 atau lebih cepat.

Pada kesempatan ini, Vivien menyampaikan, capaian pengurangan sampah pada tahun 2021 adalah sebesar 15 persen, dan penanganan sampah sebesar 48 persen.

Guna mendukung target Jakstranas Pengelolaan Sampah 100 persen sampah terkelola (pengurangan sampah 30 persen, penanganan sampah 70 persen), pemerintah terus menguatkan berbagai kebijakan, seperti melalui program Adipura, penguatan Jakstrada di pemerintah daerah, serta pembangunan Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN).

 

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2