Post 2020 GBF dan Arti Pentingnya bagi Indonesia

Klikhijau.com - Post 2020 Global Biodiversity Framework (GBF) bagi Indonesia memiliki arti khusus. Karena Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mengungkapkan akan menjadi standar k...

Post 2020 GBF dan Arti Pentingnya bagi Indonesia
Bacakan Artikel

Dalam kerja konservasi Indonesia bergerak cepat,  seperti tercatat lebih dari 270 lokasi monitoring, yang antara lain di Kabupaten Aceh Timur, Kutai Barat, TN Gunung Leuser, TN Way Kambas, dan Kalimantan Timur.

Pada tahun telah terpantau peningkatan  populasi dari 25 jenis satwa prioritas yang terancam punah, seperti owa jawa, jalak bali, badak jawa banteng, badak jawa, dan elang jawa. Pihak KLHK juga telah berhasil melepasliarkan lebih dari 200 ribu satwa tahun 2020 lalu.

Sedangkan pada level genetik, KLHK terus berupaya mempromosikan bioprospeksi sumber daya genetik Indonesia untuk ketahanan pangan dan kesehatan. Seperti pemanfaatan Candidaspongia sebagai anti kanker dan gaharu sebagai bahan disinfektan, yang permintaannya semakin meningkat selama pandemi Covid-19.

"Hasil kerja yang penting dalam integrasi yang harmoni antara biodiversitas dan sektor-sektor produktif bagi kemajuan negara," katanya.

PreCOP Biodiversitas 2021 ini dilaksanakan menyongsong Agenda COP 15 Konvensi Keanekaragaman Hayati di Khunming, China.

Agenda tersebut  akan dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu secara daring pada 11 sampai 13 Oktober 2021 dan secara tatap muka pada 25 April hingga  8 Mei 2022 mendatang.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2