Mengapa Generasi Muda Lebih Peduli Lingkungan dan Isu Keberlanjutan?

Klikhijau.com – Di tengah krisis ekologi yang terus meluas, generasi muda telah menjadi bagian terpenting yang paling cemas dengan keadaan. Mereka adalah generasi Z dan milenial yang melek internet da...

Mengapa Generasi Muda Lebih Peduli Lingkungan dan Isu Keberlanjutan?
Bacakan Artikel

Walau begitu, kesenjangan antara aksi dan keinginan untuk berubah masih cukup besar dalam semua kelompok usia. Ini adalah tantangan bagi pemilik merek dan bisnis agar mampu mengatasi (celah) sehingga bisa mengaktivasi perubahan yang positif.

Disebutkan bahwa menyadari kesenjangan ini, Gen Z dan milenial adalah kelompok yang paling kritis. Mereka percaya punya kapasitas lebih dari yang sedang dilakukan, dan juga meyakini apa yang baik buat mereka juga baik bagi lingkungan.

Selain itu, Gen Z dan kelompok milenial, juga biasanya terpengaruh dan terinspirasi oleh influencer atau pesohor yang menganjurkan gaya hidup berkelanjutan atau lestari.

Anak muda loyal pada perusahaan yang peduli lingkungan

Anak-anak muda juga mencari ikon/merek yang dapat berkolaborasi dengan mereka bahkan menginspirasi mereka. Data menunjukkan ada 81% dari kelompok usia di bawah 30 tahun yang percaya bahwa meyakini keterlibatan merek adalah bagian penting dari solusi tantangan global yang dihadapi saat ini.

Hal lainnya yang menarik adalah bahwa anak-anak muda tersebut berharap agar merek produk bersama-sama membuat perubahan, tidak hanya mereka saja yang mengubah.

Sebanyak 85% dari kelompok muda bahkan bersedia berbagi gagasan dan pengalaman bersama pemilik merek demi mengembangkan solusi (atas segala problem) dengan cara yang lebih baik .

Dari riset tersebut juga terungkap, ada 93 persen perusahaan yang mempekerjakan karyawan di bawah 30 tahun menyetujui bahwa semakin perusahaan bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan, para karyawan muda semakin termotivasi dan loyal pada mereka.

Kita berharap generasi muda dapat membangun kolaborasi positif untuk isu-isu berkelanjutan di tengah ancaman krisis ekologi yang mencemaskan.

Artikel ini disarikan dari terjemahan tulisan milik Alleeya Hassim, Senior Riset Analis di GlobeScan, yang berjudul ‘Why younger generations are more willing to change in the name of sustainability’ yang dimuat Greenbiz.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2