GAUL'S, Panggilan Generasi Muda untuk Menjadi Agen Perubahan bagi Lingkungan

Klikhijau.com – Sebuah inisiatif nasional yang menyasar generasi muda baru diluncurkan. Namanya Gerakan Aksi untuk Lingkungan dan Solusi Sampah (GAUL'S). GAUL’S merupakan program baru dari Kementer...

GAUL'S, Panggilan Generasi Muda untuk Menjadi Agen Perubahan bagi Lingkungan
Bacakan Artikel

“Jangan biarkan kekhawatiran membuat kalian merasa tidak berdaya. Alihkan itu menjadi kekuatan. Mulai dari memilah sampah, makan habis tanpa sisa, kurangi plastik, hingga mengajak teman-teman ikut dalam gerakan ini,” terang Inspektur Utama KLH/BPLH, Winarto.

Sebagai penutup rangkaian, rombongan KLH/BPLH mengunjungi Program Kampung Iklim (Proklim) Lestari di RW 01 Sunter Jaya. Lokasi ini menjadi model percontohan karena sukses menerapkan praktik mitigasi dan adaptasi perubahan iklim berbasis masyarakat. Dari rumah edukasi komposter, bank sampah, hingga daftar industri ramah lingkungan, semuanya menunjukkan potensi komunitas dalam menjawab tantangan iklim secara konkret.

Dalam pidatonya Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq, yang dibacakan oleh Inspektur Utama KLH/BPLH, Winarto, menekankan pentingnya membangkitkan kembali nilai-nilai kearifan lokal seperti gotong royong dan prinsip “bersih itu sehat” dalam pengelolaan sampah.

Menteri Hanif menyampaikan bahwa budaya Betawi memiliki akar kuat dalam upaya menjaga lingkungan melalui aksi kolektif masyarakat, dan pendekatan ini perlu diberdayakan kembali sebagai fondasi gerakan lingkungan modern.

GAUL'S adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan. KLH/BPLH menyadari bahwa keberhasilan agenda lingkungan sangat bergantung pada keterlibatan aktif pemuda yang kini mendominasi demografi kota-kota besar.

Berdasarkan data BPS 2023, lebih dari 58% penduduk Jakarta berusia 15–34 tahun—populasi ini adalah kekuatan transformasional dalam menciptakan Indonesia yang lebih bersih dan hijau.

“Anak muda hari ini adalah penentu wajah Indonesia di masa depan. Jika kita ingin 2045 menjadi masa kejayaan, maka perjuangannya harus dimulai dari sekarang serta dari kebiasaan kecil yang membentuk dampak besar,” pungkas Irtama KLH/BPLH, Winarto. (*)

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2