ECOTON Bangun Gerakan 'Citizen Science' Bantu Jaga Sungai Balantieng

Klikhijau.com - Yayasan Ecological Observation and Wetland Conservation (ECOTON) mengajak 13 komunitas di DAS Balantieng bantu menjaga ekosistem sungai Balantieng melalui gerakan Citizen Science. C...

ECOTON Bangun Gerakan 'Citizen Science' Bantu Jaga Sungai Balantieng
Bacakan Artikel

Hari kedua kegiatan Aksi Balantieng, peserta melakukan penelitian kualitas air secara biologi dan fisika kimia di sungai serta menemukan 3 Jenis mikroplastik seperti fiber, filamen dan fragmen.

Sedangkan dari hasil penilaian serangga air menunjukkan bahwa sungai balantieng  yang berada di Dusun batukaropa Desa Batukaropa Kecamatan Rilau Ale sudah tercemar ringan dengan jumlah serangga air yang di temukan sebanyak 15 jenis.

Berbeda dengan penelitian sebelumnya di sungai Balantieng wilayah Desa KAHAYA Kecamatan Kindang masih di temukan 18 jenis serangga air.

Peneliti ecoton, Amiruddin Muttaqin menjelaskan ke peserta Aksi Balantieng jika aktivitas penambangan pasir dan batu yang dilakukan di badan air sungai bisa menyebabkan kekeruhan dan terjadinya sedimentasi yang menutupi batuan di dasar sungai. Sedangkan batuan di dasar sungai berpasir merupakan rumah serangga air dan tempat pemijahan ikan.

Serangga air merupakan biota sungai yang penting karena hidupnya sangat tergantung terhadap kondisi lingkungan serta menjadi indikator terhadap penurunan kualitas air maupun kerusakan ekosistem, Terang Amiruddin.

Dalam kegiatan Aksi Balantieng turut hadir Kabid pengolahan sampah DLHK Bulukumba, Masykur Amin. Kabupaten Bulukumba saat ini sedang merumuskan peraturan Daerah untuk pembatasan plastik sekali pakai yang di harapkan bisa mengurangi timbulan sampah, jelas Masykur.

Founder media Klik hijau, Anis Kurniawan yang juga akademisi dan penulis memberikan materi penyusunan tulisan dalam bentuk press release.  Anis juga mengajak peserta untuk praktek membuat tulisan tentang kegiatan yang sudah di lakukan bersama ecoton dalam aksi Balantieng.

Sungai Balantieng bagi Anis Kurniawan adalah bagian dari legenda,  karena dulu merupakan tempat bermain dan mandi semasa kecil ketika tinggal di Desa Batukaropa. Anis juga menceritakan jika sungai Balantieng tempatnya bermain dulu masih sangat jernih dan tidak ada sampah.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2