Belantara Foundation Gelar Pendataan Biodiversitas di Kawasan Tebet Eco Park Jaksel

Klikhijau.com - Belantara Foundation berkolaborasi dengan Gaia Indonesia, Himpunan Mahasiswa Biologi Helianthus FMIPA dan Wapalapa Universitas Pakuan menyelenggarakan kegiatan peningkatan kapasitas ba...

Belantara Foundation Gelar Pendataan Biodiversitas di Kawasan Tebet Eco Park Jaksel
Bacakan Artikel

[caption id="attachment_34934" align="alignnone" width="600"] Libatkan anak muda mendata biodiversitas adalah satu upaya menumbuhkan kesadaran konservasi - Foto: Ist[/caption]

Data tersebut perlu dilakukan pemutakhiran setiap waktu untuk mengetahui apakah terjadi perubahan terhadap keberadaan jumlah masing-masing jenis tersebut.

Satwa liar seperti burung, amfibi dan reptil memiliki peran yang sangat penting bagi kelangsungan ekosistem. Misalnya, burung dapat membantu dalam penyebaran biji (seeds dispersal).

Amfibi dan reptil berperan penting sebagai pengendali hama alami (serangga hama dan tikus). Selain itu, burung, amfibi dan reptil dapat menjadi indikator baik atau tidaknya kualitas lingkungan (bioindikator) dan menjaga keseimbangan ekosistem.

Seiring pesatnya pembangunan, burung, amfibi dan reptil menghadapi tantangan dan ancaman seperti kehilangan habitat, perburuan dan perdagangan secara ilegal, pencemaran lingkungan, perubahan iklim global, serta kerusakan ekosistem yang berdampak pada produktivitas dan kesehatan habitat mereka.

Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan di kawasan Tebet Eco Park pada Sabtu, 20 Desember 2025 pukul 07.00 – 10.00 WIB, didapatkan 20 jenis burung, 1 jenis amfibi dan 8 jenis reptil. Dari 20 jenis burung yang berhasil diidentifikasi, terdapat 1 jenis burung, yaitu burung betet biasa (Psittacula alexandri) yang masuk ke dalam kategori burung yang dilindungi oleh Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 Tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi.

Berdasarkan daftar merah International Union for Conservation of Nature (IUCN), terdapat 2 jenis burung, yaitu burung betet biasa (Psittacula alexandri) berstatus Near Threatened/NT atau hampir terancam punah dan burung kerak kerbau (Acridotheres javanicus) berstatus Vulnerable/VU atau rentan terhadap kepunahan.

Kegiatan ini dihadiri oleh 70 siswa yang berasal dari 30 Sekolah Menengah Atas / sederajat dari Jakarta, Bogor, Depok dan Tangerang.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2