Peringati Hari Bambu Sedunia, Ini 9 Tips Membuat Bambu Lebih Awet dan Ramah Lingkungan
Klikhijau.com - Bambu bukan sekadar tanaman. Ia adalah bagian dari peradaban manusia. Sejak zaman nenek moyang, bambu hadir dalam kehidupan sehari-hari. Tanaman bernama ilmiah Bambusoideae adalah b...
Klikhijau.com - Bambu bukan sekadar tanaman. Ia adalah bagian dari peradaban manusia. Sejak zaman nenek moyang, bambu hadir dalam kehidupan sehari-hari.
Tanaman bernama ilmiah Bambusoideae adalah bahan untuk rumah, alat musik, senjata, hingga peralatan dapur sederhana.
Saking pentingnya peran bambu bagi lingkungan dan peradaban manusia, maka setiap tanggal 18 September diperingati sebagai hari bambu sedunia.
Sayangnya, meski memiliki peran penting, kuat dan lentur, bambu memiliki kelemahan. Seratnya yang manis disukai rayap dan bubuk kayu.
[irp]
Karenanya, tanpa perawatan khusus bambu mudah lapuk dan cepat rusak. Padahal merawat bambu bukan hanya soal menjaga keawetannya. Lebih dari itu, ini adalah bentuk cinta pada bumi. Bambu adalah salah satu tanaman paling ramah lingkungan.
Jika dirawat dengan baik, bambu bisa bertahan puluhan tahun bahkan melampaui umur bangunan modern. Nah, sahabat hijau, agar bambu bisa awet dan tetap lestari, berikut 9 tips alami dan ramah lingkungan:
[irp]
-
Panen di waktu yang tepat
-
Pilih bagian batang yang kuat
-
Merendam di air mengalir
-
Pengasapan atau pembakaran ringan
-
Rendam dalam larutan garam atau boraks
-
Keringkan dengan cara yang tepat
-
Lapisi dengan minyak nabati
-
Simpan dengan cara baik
-
Rawat secara berkala