Perihal Rusa Timor dan 7 Fakta Menarik Tentangnya

oleh -586 kali dilihat
Perihal Rusa Timor dan 7 Fakta Menarik Tentangnya
Ilustrasi ruas/foto-pixabay
Irhyl R Makkatutu

Klihijau.com – Rusa termasuk hewan dengan kemampuan adaptasi terbaik di segala iklim. Hal ini yang membuat persebarannya meluas di seluruh dunia, mulai dari daerah yang beriklim dingin di daratan Eropa hingga ke daerah dub-tropis dan tropis di Asia (Semiadi dan Nugraha, 2004, Greeners.co).

Rusa asli Indonesia terdiri dari muntjak, bawean, sambar dan rusa timor. Rusa Timor bahkan diklaim sebagai rusa otentik Indonesia yakni berasal dari Jawa dan Bali. Sayangnya, populasi rusa timor di Indonesia semakin mencemaskan.

Berikut 5 fakta menarik tentang rusa timor yang menarik diketahui.

KLIK INI:  Rusa, Satwa Harapan dengan Potensi Ekonomi Menjanjikan
  • Populasinya menurun

Data dari International Union for Conservation of Nature (IUCN), sejak tahun 2008 populasi rusa timor termasuk rentan (vulnarable). Sebelumnya, yakni tahun 1996 rusa timor berstatus risiko rendah (low risk). Dikutip greeners.co, perubahan status ini disebabkan oleh populasi asli rusa timor di daerah penyebaran aslinya diperkirakan kurang dari 10.000 individu dewasa. Perkiraan penurunan sekurangnya 10 persen selama tiga generasi sebagai akibat hilangnya habitat dan perburuan (IUCN, 2015).

  • Ikon di 4 Taman Nasional

Sebagai hewan yang otentik Indonesia, rusa timor memang layak dijadikan ikon. Faktanya, terdapat 4 Taman Nasional (TN) di Indonesia yang menjadikan rusa timor sebagai ikon dalam logo organisasinya, antara lain: TN Gunung Rinjani, TN Gunung Tambora, TN Alas Purwo, TN Rawa Aopa. Ikon rusa timor bahkan jadi ikon dua UPT KSDA antara lain BBKSDA NTT dan BKSDA NTB.

KLIK INI:  Selain Biota Laut, Rusa di Nara Park Juga Mati Karena Sampah Plastik
  • Jadi Ikon Provinsi NTB

Rusa jadi ikon provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Walau begitu, kota di Indonesia yang dikenal sebagai kota rusa justru Merauke, Papua. Di Merauke, rusa bahkan sudah jadi hama yang diburuh warga karena populasinya yang cukup banyak.

  • Sex rasio tidak seimbang

Rusa tergolong unik dalam hal sex rasio populasinya yang tidak seimbang. Kelahiran jantan lebih banyak ketimbang betina. Hal ini membuat banyak penangkar melakukan pendekatan khusus agar peluang kelahiran rusa betina dapat terjadi lebih banyak.

  • Sangat memperhatikan kebersihan

Rusa tergolong hewan yang tidak menyukai kotoran. Tidak heran bila makanannya kebetula sudah terkontaminasi kotorannya sendiri, rusa cenderung menolaknya.

KLIK INI:  Satu-Satunya Badak Sumatera Jantan yang Tersisa di Malaysia, Mati!
  • Tidak menyukai wewangian

Umumnya rusa menolak wawangian. Itulah sebabnya, penjaga di penangkaran rusa dilarang memakai wewangian karena akan membuat rusa semakin liar dan menjauh.

  • Lebih berkembang pesat di luar negeri

Walau merupakan hewan khas Indonesia, faktanya rusa timor saat ini banyak berkembang biak di luar negeri. Negara-negara yang massif mengembangkannya antara lain Malaysia, Mauritus hingga di Selandia Baru.

KLIK INI:  Melalui Foto, Masyarakat Diharapkan Lebih Mencintai Satwa