Penyakit Maag Anda Sering Kambuh? Atasi dengan 5 Obat Alami Ini!

oleh -371 kali dilihat
Penyakit Maag Anda Sering Kambuh? Atasi dengan 5 Obat Alami Ini!
Obat alami untuk sakit maag/Foto-go-dok.com

Klikhijau.com – Semasa kuliah dulu, dua orang sahabat saya pernah dirawat di rumah sakit karena maag. Dari kejadian itu, saya yang juga kadang merasa sakit di ulu hati, rutin minum segelas air putih setiap bangun tidur di pagi hari. Ini adalah saran seorang teman lain yang kuliah di kesehatan ketika itu.

Saat itu, meski belum tahu air putih bisa mencegah atau mengurangi maag, saya tetap melakukannya. Belakangan saya kemudian membaca artikel bahwa minum air putih di pagi hari dapat mengurangi kambuhnya sakit maag.

Dikutip dari Antaranews.com, dituliskan bahwa secara teoritis, minum air putih (tawar) di pagi hari akan berpengaruh pada kondisi di dalam lambung. Air putih (H2O) memiliki sifat pengencer dan netralisir, sehingga dapat mengurangi kepekatan HCl (asam lambung).

Apa saja obat alami untuk meredakan sakit maag dan mengatasi naiknya asam lambung selain air putih? Simak penjelasan yang ditulis oleh Karinta Ariani di laman Hellosehat.com berikut ini.

KLIK INI:  Selain Mencerahkan Kulit, Ini 10 Manfaat Lain Jika Minum Air Hangat
1. Teh chamomile

Kebanyakan orang mungkin lebih akrab mengenal chamomila sebagai nama bunga. Itu benar karena chamomile merupakan bunga berukuran kecil dari keluarga Asteraceae dengan warna kuning dan putihnya yang khas.

Selain dapat dijadikan penghias ruangan karena warnanya yang cantik, chamomile juga bisa diolah menjadi teh. Bunga chamomile hanya perlu dikeringkan. Secangkir teh chamomile dapat membantu tubuh cepat tidur, sekaligus dapat menenangkan pada saluran pencernaan.

Obat herbal asam lambung ini pun bisa turut mengurangi jumlah asam lambung di saluran pencernaan, sehingga membantu meringankan keluhan maag.

Cara membuatnya cukup mudah. Siapkan air panas, lalu letakkan satu atau dua kantung teh chamomile sekitar 10 menit. Tuang tehnya ke dalam cangkir dan beri madu atau sedikit gula sesuai selera.

Tetapi jika sedang rutin minum obat pengencer darah, sebaiknya jangan minum teh ini.

2. Jahe

Jahe dapat diolah menjadi teh sebagai obat herbal asam lambung. Proses pembuatannya pun tidak sulit. Cukup rebus satu atau dua potongan jahe bersama air secukupnya.

Setelah matang dan tercium bau jahe yang khas, beri tambahan madu, gula, atau air perasan lemon sesuai selera sebagai perasa. Minum secangkir teh jahe sekitar 20 menit atau lebih sebelum makan.

Namun, ada baiknya untuk tetap membatasi konsumsi jahe sesuai kebutuhan saja, dan tidak lebih dari 3-4 gram per hari. Terlalu banyak mengonsumsi jahe mengakibatkan rasa terbakar di dada dan tenggorokan, hingga nyeri pada dada (heartburn).

KLIK INI:  Bawang Putih Bisa Perpanjang Ingatan dan Kenangan?
3. Lidah buaya

Secara garis besar, manfaat lidah buaya yang diyakini sebagi obat maag alami yaitu mengurangi jumlah produksi asam lambung berlebih, mendorong pergerakan usus dan pembuangan racun.

Selain itu, lidah buaya juga membantu melancarkan sistem pencernaan, menjaga keseimbangan jumlah bakteri di dalam sistem pencernaan dan mengurangi peradangan karena kenaikan asam lambung.

Dianjurkan diminum sekitar setengah cangkir jus lidah buaya sebelum makan untuk mendapatkan khasiat yang optimal.

4. Licorice

Licorice adalah akar Glycyrrhiza glabra, yang banyak dikenal sebagai akar manis liquorice. Licorice dapat menebalkan lapisan mukosa pada esofagus (kerongkongan). Dengan begitu, kerongkongan terbantu untuk menahan efek iritasi dari naiknya asam lambung.

Di samping itu, akar licorice juga mengandung zat khusus yang bisa membantu meredakan peradangan di saluran pencernaan dan tukak lambung.

Agar keluhan maag cepat membaik, cobalah minum teh yang diolah dari akar licorice selama beberapa kali dalam sehari. Namun, tetap perhatikan agar tidak dikonsumsi terlalu banyak karena bisa mengakibatkan kadar natrium dan kalium pada tubuh tidak seimbang, serta menimbulkan tekanan darah tinggi.

Batas aman untuk mengonsumsi akar licorice sebaiknya tidak lebih dari 2,5 gram per hari. Konsumsi sekitar 30 menit sebelum makan, atau 60 menit setelah makan.

5. Madu

Di balik rasa manisnya yang alami, madu juga bisa digunakan untuk mengatasi keluhan maag. Penelitian yang dipublikasikan Indian Journal of Medicinal Research tahun 2013 menemukan bahwa madu memiliki berbagai manfaat untuk meredakan gejala refluks asam yang kerap muncul ketika maag.

Madu dapat berperan sebagai antioksidan untuk melawan radikal bebas yang merusak sel-sel pada lapisan saluran pencernaan. Madu memiliki tekstur yang cair dan lembut, sehingga bisa melapisi dinding kerongkongan yang terluka karena peradangan.

Karena kandungan gulanya cukup tinggi, madu tidak dianjurkan untuk dikonsumsi bagi yang memilik penyakit diabetes.

KLIK INI:  Anda Peminum Berat Kopi? Klik dan Ketahui Risikonya