Pasar Tradisional Rupanya Jadi Lumbung Penggunaan Kantong Plastik
Klikhijau.com - Setelah berdiskusi sebentar dengan adik saya. Ibu akhirnya memutuskan untuk ke pasar membeli beberapa bahan dapur. Tujuannya adalah pasar Borongrappoa, Kecamatan Kindang, Bulukumba....
Klikhijau.com - Setelah berdiskusi sebentar dengan adik saya. Ibu akhirnya memutuskan untuk ke pasar membeli beberapa bahan dapur.
Tujuannya adalah pasar Borongrappoa, Kecamatan Kindang, Bulukumba. Jadwal hari pasar jatuh setiap hari Selasa dan Jumat.
Maka kemarin, Selasa, 24 September 2019 Ibu meminta saya mengantarnya menggunakan motor. Tentu saya tak bisa menolaknya.
Dulu jika Ibu hendak ke pasar harus menggunakan mobil sewa bersama warga yang lain. Pun harus berangkat subuh.
[irp posts="6107" name="Kreatif, Ilmuwan Asal Meksiko Sulap Kaktus Jadi Kantong Ramah Lingkungan"]
Sekarang hampir semua warga menggunakan motor jika hendak ke pasar Borongrappoa.
Di pasar tersebut ada hal yang sesungguhnya miris terkait penggunaaan kantong plastik sekali pakai (PSP)
Ketika saya menemani ibu masuk ke pasar berbelanja, hampir semua belanjaannya dibungkus dengan kantong plastik oleh penjualnya.
Setidaknya ada sepuluh macam lebih belanjaan Ibu yang berbeda, mulai dari ikan hingga sayuran. Semuanya dimasukkan ke kantong plastik oleh penjualnya.
[irp posts="2512" name="Mulai 1 Maret Toko Ritel Tak Lagi Gratiskan Kantong Plastik, Ini Alasannya!"]
Bukan hanya Ibu, semua pembeli di semua penjual diperlakukan sama, yakni barang yang dibeli dimasukkan ke kantong plastik sebagai wadahnya.
Untungnya Ibu membawa karung, sehingga beberapa yang tadinya menggunakan kantong plastik, kami tumpah ke dalam karung dan plastiknya kami kembalikan ke penjual.