Nyamuk Jadi Ancaman Baru Bagi Lingkungan, Kok Bisa?
Klikhijau.com - Perihal sampah plastik. Kami membincangkannya di acara Kemah Pendidikan Roemah Langit di Dusun Bontokura, Desa Bontotangga, Kecamatan Bontolempangan. Acara tersebut digelar pada tan...
Klikhijau.com - Perihal sampah plastik. Kami membincangkannya di acara Kemah Pendidikan Roemah Langit di Dusun Bontokura, Desa Bontotangga, Kecamatan Bontolempangan.
Acara tersebut digelar pada tanggal 14-15 September 2019. Hasil yang dilahirkan dari itu adalah kecemasan
Hampir semua sepakat, sampah plastik harus diperangi. Sebab akan merusak lingkungan dan kesehatan. Juga akan berdampak pada pemanasan global dan merampas kesuburan tanah.
Yang kami bincangkan mengenai dampak yang ditimbulkan dan pemicunya masih terlalu umum dan menerka-nerka, khususnya dampak si kecil yang mematikan; mikroplastik.
[irp posts="1567" name="Fakta Unik Perihal Wolbachia, Sang Penginfeksi Nyamuk Aedes Aegypti"]
Namun, sore ini ketika menemukan sebuah artikel di mediaindonesia.com yang ditulis oleh Suryani Wandari Putri yang mengungkapkan mikrcoplastik disinyalir memiliki kandungan endokrin atau bahan senyawa kimia beracun.
Dengan ukurannya yang kecil, kurang dari lima milimeter, bisa saja termakan hewan dan terakumulasi di saluran pencernaannya. Seperti ikan, kerang bahkan nyamuk.
Artikel tersebut dilengkapi lansiran CNBC dari jurnal The Society Society Biology Letters, peneliti menemukan ketika nyamuk memakan mikroplastik, plastik itu tetap berada dalam tubuhnya hingga dewasa.
Berdasarkan penelitian itu, nyamuk muda yang memakan potongan kecil plastik, dapat mencemari serangga dan mamalia lain. Jadi, mikroplastik dapat ditransfer ke apa pun yang memakan nyamuk itu, termasuk burung. Para peneliti berpikir cara ini membuat plastik naik ke rantai makanan.
[irp posts="8412" name="Kulit Gatal Akibat Gigitan Nyamuk? Atasi dengan Obat Alami Ini!"]