Ngeri, Telur Burung di Pedalaman Arktika Dihuni Senyawa Plastik
Klikhijau.com – Pergerakan senyawa plastik mulai tak terbatas. Ia menembus sekat, tak lagi berdiam diri di perkotaan atau daerah yang padat penduduk. Ia telah sampai di pedalaman Arktika yang merupaka...
Klikhijau.com – Pergerakan senyawa plastik mulai tak terbatas. Ia menembus sekat, tak lagi berdiam diri di perkotaan atau daerah yang padat penduduk. Ia telah sampai di pedalaman Arktika yang merupakan wilayah dengan akumulasi plastik paling rendah di dunia.
Arktika boleh dikatakan adalah ujung dari planet ini. Namun, hal mengejutkan ditemukan di sana seperti yang diberitakan Nationalgeographic.co.id, Selasa, 19 Februari 2019, bahwa di dalam telur burung laut yang tinggal di pedalaman Arktika telah ditemukan senyawa plastik.
Penemuan tersebut menjadi bukti terbaru dari kontaminasi limbah yang tak lagi mengenal batas tutorial.
Wajar saja jika para ilmuwan khawatir dengan jejak ftalat, zat kimia pengganggu hormon yang telah dilarang penggunaannya tersebut.
[irp posts="2101" name="Mysticellus, Katak Misterius yang Ditemukan di Kubangan Jalan"]
Ftalat adalah salah satu zat kimia yang membuat bahan plastik lunak dan fleksibel sehingga kerap ditemukan pada beberapa produk plastik.
Kontaminasi pada burung laut mungkin terjadi ketika ia mengonsumsi tutup botol atau puntung rokok yang dikira sebagai makanannya.
Telur yang mengandung ftalat diambil dari burung fulmar utara yang tinggal di sebuah pulau di Lancaster Sound, 100 mil jaraknya dari permukiman penduduk terdekat.
Dr Jennifer Provencher dari Canadian Wildlife Service, dalam studi ini menguji telur-telur dari lima fulmar. Mereka menemukan ftalat di salah satu telur, dan mengingatkan bahwa masalahnya kemungkinan jauh lebih luas.
“Padahal, telur ini diambil di wilayah dengan tingkat akumulasi plastik terendah,” kata Provencher.
Bagaimana jika studi tersebut dilakukan di wilayah yang tingkat penggunaan plastiknya banyak, semisal sample koloni fulmar diambil dari North Sea, mungkin hasilnya lebih miris dan mengerikan.
[irp]