Naila Kamila dan Sebuah Ajakan Kolaborasi Jaga Bumi
Klikhijau.com - Saat berkunjung ke Pasar Sehari Sekolah Dasar Negeri (SDN) 161 Karya, Kabuptaen Soppeng, Rabu, 20 Desember 2022. Saya sempat bertemu dan mendengar penuturan Naila Kamila. Naila m...
Klikhijau.com - Saat berkunjung ke Pasar Sehari Sekolah Dasar Negeri (SDN) 161 Karya, Kabuptaen Soppeng, Rabu, 20 Desember 2022. Saya sempat bertemu dan mendengar penuturan Naila Kamila.
Naila merupakan putri dari pasangan Hj Rosdiana dan H. Farham. Sekilas ia tak jauh berbeda dengan teman sebayanya.
Namun, ketika ditelisik lebih dalam. Naila memiliki potensi yang besar untuk bergerak di bidang lingkungan. Buktinya belum lama ini ia meraih runner up 3 pada pemilihan Duta Lingkungan Soppeng 2022 kategori praremaja.
Menariknya, meski gadis manis ini memiliki hobi memasak, namun juga ia memilik semangat yang bara terhadap isu lingkungan.
[irp]
Ketertarikannya kepada lingkungan hidup dapat menjadi motivasi baginya untuk ikut bersaing dalam pemilihan duta lingkungan cilik Kabupaten Soppeng dan sukses membuahkan hasil.
“Apa yang ingin kamu sampaikan untuk orang-orang di luaran sana, Nak?” Tanya saya pada Naila.
Sambil tersenyum, dia tampak mengatur kalimat agar tidak terdengar kaku, apalagi suasana sekitar agak bising.
"Bumiku ini bumimu juga, kita harus berkolaborasi dalam menjaganya karena bumi sudah memberikan kita tempat ternyaman untuk ditinggali. Sebagai makhluk beradab kita semestinya mengucapkan terima kasih kepadanya,” ungkapnya.
[caption id="attachment_27188" align="aligncenter" width="650"] Naila Kamila saat menerima piala runner up 3 Dutling Soppeng 2022-foto/Ist[/caption]
Naila juga menuturkan bahwa salah satu cara untuk berterima kasih kepada bumi adalah kita harus ikut melestarikan, menjaga, dan memberikan hal-hal yang berdampak positif. Tidak terlalu sulit, cukup dengan menyisihkan waktu untuk membuang sampah pada tempatnya, atau mendaur ulang sampah.
[irp]
“Sadar lingkungan hidup dengan menanam pohon atau taman-taman di pekarangan rumah. Hemat air dan listrik, juga menghindari pemakaian plastik berlebihan. Plastik ini tidak bisa terurai oleh tanah, kalau dibakar akan menjadi mencemari udara dan menjadi polusi udara,” tambahnya.