Menopause Bisa Ditunda, Kehidupan “Ranjang” Perempuan Lebih panjang
Klikhijau.com - Salamina, perempuan fiksi dalam kisah ini. Usianya akan menginjak empat puluh tahun. Sementara ia masih ingin menikmati kehidupan rumah tangga yang normal. Seperti ketika pengantin bar...
Klikhijau.com - Salamina, perempuan fiksi dalam kisah ini. Usianya akan menginjak empat puluh tahun. Sementara ia masih ingin menikmati kehidupan rumah tangga yang normal. Seperti ketika pengantin baru dulu.
Namun, Salamina menyadari ada faktor lain yang bisa menghentikan keinginannya. Ia telah sangat paham, dalam rumah tangga, khususnya dalam urusan seks. Perempuan punya waktu berhenti. Rata-rata di usia empat puluh tahun.
Ia khawatir, saat kehidupan seksnya berhenti--Saladin--suaminya akan berpaling ke perempuan lain. Ia kerap murung memikirkan hal itu.
Namun, di suatu pagi yang gigil. Ia sangat riang saat menyeduh kopi untuk Saladin, suami tercintanya. Yang telah mengadokan lima orang anak.
[irp posts="3883" name="Wow, 5 Makanan Ini Akan Selamatkan Anda dari Penyakit Mudah Lupa"]
Ketika usai salat subuh, ia membaca artikel yang dimuat cnnindonesia.com. Judul artikel itu "Dunia Medis Temukan Cara Baru Menunda Masa Menopause.
Ia membacanya hingga tuntas sebelum membagikannya ke media sosialnya. Hal yang jarang ia lakukan. Selama ini, jika ada berita, ia hanya membaca judulnya lalu membagikannya--lengkap dengan captionnya.
Menurut berita yang dibaca Salamina, kini perempuan bisa menunda waktu menopause hingga 20 tahun lamanya. Penundaan dilakukan melalui prosedur medis teranyar dalam dunia kedokteran.
Ia terus membacanya, bahwa prosedur medis menunda menopause ini baru saja diluncurkan oleh ilmuwan yang juga mengembangkan in vitro fertilization (IVF) atau bayi tabung.
Ia tambah semangat sebab dokter menyatakan prosedur medis menunda menopause ini dapat menguntungkan ribuan wanita yang mengalami masalah kesehatan serius akibat menopause seperti penyakit jantung dan osteoporosis.
[irp posts="7769" name="Wow, 8 Obat Alami Ini Bisa Membuat Lelaki “Ganas” di Ranjang"]
Bukan hanya itu, dokter juga yakin prosedur ini dapat membantu meningkatkan kehidupan jutaan perempuan karena menunda timbulnya gejala menopause yang umum seperti masalah memori, kecemasan, dan dorongan seksual yang berkurang.