Mengulik 5 Perbedaan Mendasar Pupuk Organik dan Anorganik

Klikhijau.com - Ada dua jenis pupuk yang sering digunakan masyarakat untuk menyuburkan tanamannya. Pupuk organik dan anorganik. Keduanya memiliki peminat tersendiri. Namun sebelum menggunakannya, a...

Mengulik 5 Perbedaan Mendasar Pupuk Organik dan Anorganik
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Ada dua jenis pupuk yang sering digunakan masyarakat untuk menyuburkan tanamannya. Pupuk organik dan anorganik. Keduanya memiliki peminat tersendiri.

Namun sebelum menggunakannya, ada baiknya sahabat hijau mempertimbangkan jenis pupuk mana yang akan digunakan.

Sebab kedua jenis pupuk tersebut memiliki keunggulan dan perbedaan, baik dari segi bahan maupun harga.

Berikut ini penjelasan singkat perihal perbedaan keduanya:

[irp]



  • Pupuk organik



Bahan yang digunakan untuk pupuk organik adalah bahan alami seperti pupuk kandang, kompos, sisa tanaman, dan limbah organik.

Untuk kandungan nutrisinya, pupuk organik mengandung unsur hara makro maupun mikro, dilengkapi bahan organik yang berperan penting dalam memperbaiki mutu tanah.

Sementara cara kerja adalah nutrisi dilepaskan bertahap melalui dekomposisi, efeknya tahan lama.

[irp]

Dampak dampak lingkungan yang ditimbulkan, pupuk organik bersifat ramah lingkungan, membantu memperbaiki tekstur tanah, mengurangi risiko erosi, serta menjaga keseimbangan ekosistem.

Adapun kelebihan dan kekurangannya adalah memperbaiki kualitas tanah, menyerap karbon, retensi air baik, tetapi pelepasan nutrisi lambat.



  • Pupuk anorganik



Sementara itu, untuk pupuk anorganik, bahannya terbuat dari bahan mineral atau senyawa kimia hasil proses industri.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2