Mengenal Lebih Jauh Asuransi Kesehatan dan Faktor Penentu Besaran Preminya

oleh -23 kali dilihat
Mengenal Lebih Jauh Asuransi Kesehatan dan Faktor Penentu Besaran Preminya
Ilustrasi - Foto: Pixabay

Klikhijau.com – Asuransi kesehatan adalah produk asuransi yang menanggung biaya pengobatan hingga perawatan medis lainnya jika tertanggung jatuh sakit.

Biaya pengobatan atau manfaat asuransi kesehatan pada umumnya adalah rawat inap, rawat jalan, dan pembedahan.

Manfaat asuransi kesehatan adalah pertanggungan biaya pengobatan atau perawatan kesehatan di rumah sakit maupun layanan medis lainnya.

Agar bisa mendapatkan seluruh manfaat tersebut, ada sejumlah nominal yang harus dibayarkan untuk premi asuransi yang diambil. Buat  lebih jelasnya, mari simak dalam artikel berikut!

KLIK INI:  Kabar Baik, Uji Klinis Kandidat Immunomodulator untuk Penanganan Covid-19 Hampir Selesai

Pengertian Asuransi Kesehatan

Menurut Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 tentang perasuransian, asuransi untuk kesehatan merupakan perjanjian antara dua pihak yakni perusahaan asuransi dan pemegang polis (nasabah) di mana pemegang polis punya kewajiban membayar premi dan oleh perusahaan asuransi kemudian diberi timbal balik berupa:

  • Memberi penggantian kerugian pemegang polis terhadap resiko kesehatan yang tidak terduga.
  • Memberikan pembayaran tagihan perawatan kesehatan kepada pihak rumah sakit sesuai dengan tagihan dan ketentuan yang disepakati di dalam polis.

Secara sederhana, asuransi kesehatan merupakan produk asuransi yang memberi perlindungan keuangan terhadap resiko kesehatan. Jika nasabah sakit dan dirawat di rumah sakit, maka biaya perawatan bisa diajukan ke perusahaan asuransi. Sehingga biaya ini akan ditanggung perusahaan asuransi yang rutin menerima premi.

Manfaat yang Diberikan

Kesehatan yang sifatnya fluktuatif yang artinya mudah berubah, membuat resiko sakit bisa datang di kondisi tidak terduga. Biaya rumah sakit dan obat-obatan memang tidak murah, maka saat jatuh sakit ada resiko kondisi keuangan memburuk. Lewat resiko inilah produk asuransi untuk kesehatan ditawarkan kepada masyarakat, yang memberi manfaat berikut ini:

KLIK INI:  Agar Cepat Pulih dari Demam, Konsumsi Makanan dan Minuman Ini!
  1. Manfaat Dasar

Jika memiliki asuransi kesehatan dari perusahaan yang bagus, maka bisa mendapatkan manfaat dasar berikut ini:

  • Rawat inap, sehingga biaya ruang dan perawatan selama sakit akan ditanggung perusahaan asuransi.
  • Pembedahan, artinya saat menjalani operasi maka biayanya akan ditanggung perusahaan asuransi.
  • Rawat jalan, artinya nasabah jika membutuhkan layanan rawat jalan maka biayanya ditanggung perusahaan asuransi.
  1. Manfaat Tambahan

 Beberapa perusahaan asuransi menyediakan manfaat tambahan untuk asuransi jenis kesehatan yang disediakan. Di antaranya adalah:

  • Medical check-up.
  • Melahirkan.
  • Perawatan gigi, dan juga
  • Perawatan mata.

Misal, sudah mendapatkan manfaat dasar berupa rawat inap, rawat jalan, dan pembedahan, kemudian nasabah ingin memperoleh manfaat tambahan lain seperti medical check up (MCU), asuransi melahirkan, asuransi kesehatan cover perawatan gigi, dan perawatan mata.

KLIK INI:  Mengkudu: Bisa Kurangi Stres hingga Atasi Arthritis

Faktor Penentu Besaran Premi Asuransi Kesehatan

Tentunya, setiap orang memiliki alasan berbeda mengapa mereka mengikuti asuransi. Untuk asuransi kesehatan non-BPJS, beberapa hal di bawah ini adalah faktor penentu dari nilai premi asuransi yang harus dibayarkan.

Manfaat dari asuransi kesehatan yang paling utama adalah bagi pengguna. Semakin lengkap manfaat yang didapat, tentu harga premi yang dibayarkan akan semakin mahal. Apalagi, jika Anda juga memilih untuk membeli produk dengan beberapa manfaat tambahan.

Setelah itu, manfaat kedua adalah usia serta jenis kelamin pengguna. Khususnya untuk usia, biasanya, orangtua lebih rentan penyakit daripada yang masih muda. Tak heran jika jumlah premi asuransi yang dibayarkan untuk pengguna tua lebih mahal daripada pengguna muda.

Faktor ketiga adalah,jika  Anda memiliki riwayat penyakit yang sudah dibuktikan melalui serangkaian pemeriksaan medis, maka Anda harus membayar premi asuransi dengan harga yang lebih mahal dibandingkan dengan mereka yang sehat.

Terakhir, jenis asuransi juga mempengaruhi harga preminya. Terdapat 2 jenis asuransi kesehatan secara umum, yaitu asuransi kesehatan murni dan asuransi kesehatan unit link.

Harga asuransi unit link lebih mahal karena dilengkapi dengan beberapa manfaat tambahan termasuk manfaat investasi.

KLIK INI:  Baikkah Berolahraga di Malam Hari? Begini Penjelasannya!

Tips memilih asuransi kesehatan yang bagus

Kesehatan menjadi salah satu hal berharga yang harus dijaga. Selain, meningkatkan daya tahan tubuh agar terhindar dari berbagai penyakit, kamu juga butuh perlindungan ekstra agar dapat menikmati hidup dengan tenang dan nyaman.

Salah satunya adalah dengan mempersiapkan asuransi kesehatan. Namun, dalam pemilihan asuransi ini, sebaiknya tidak dilakukan secara sembarangan atau asal pilih saja.

Agar tidak asal pilih, kamu bisa mengikuti beberapa cara memilih asuransi kesehatan yang bagus berikut ini.

1. Lakukan riset terlebih dahulu

Sebelum membeli asuransi kesehatan, kamu harus melakukan riset terlebih dahulu terhadap perusahaan asuransi tersebut. Pastikan perusahaan yang menyediakan asuransi kesehatan ini sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Kemudian, cek bagaimana proses klaim asuransinya, apakah mudah dan cepat. Berapa jumlah nasabah yang menggunakan produk mereka.

Perusahaan asuransi terbaik biasanya memiliki jumlah nasabah yang melimpah. Hal ini mengindikasikan kalau perusahaan asuransi tersebut terpercaya serta memiliki pelayanan yang bagus sehingga nasabah merasa senang dan puas menggunakan produk mereka.

Selain itu, kamu juga harus mencermati setiap produk yang ditawarkan dan bandingkan dengan perusahaan asuransi lainnya.

KLIK INI:  26 Manfaat Garam yang Perlu Anda Ketahui dan 1 Peringatan Berbahaya di Baliknya

2. Pelajari dengan baik polis asuransi kesehatan

Polis asuransi adalah sebuah bukti perjanjian tertulis atau kontrak kerjasama tertulis antara perusahaan asuransi (penanggung) dengan nasabah pengguna layanan asuransi (tertanggung) yang di dalamnya memuat syarat umum polis, hak dan kewajiban penyedia asuransi, pengecualian proteksi, pembatalan polis, dan sebagainya.

Baik asuransi kesehatan, asuransi jiwa, maupun asuransi kerugian, kontrak kerja sama ini disebut dengan polis asuransi.

Ketika hendak membeli asuransi kesehatan ataupun asuransi lainnya, pastikan kamu sudah mempelajari dengan baik isi polisnya. Sebab, polis yang sudah ditandatangani berarti semua proses pembayaran premi, klaim asuransi, dan proses lainnya akan berjalan mutlak sesuai dengan yang tertera di dalam polis.

3. Pilih sesuai kebutuhan dan kemampuan bayar

Cari tahu jenis asuransi kesehatan seperti apa yang kamu butuhkan. Apakah kamu butuh asuransi kesehatan yang dapat memberikan manfaat lengkap, mulai dari rawat inap, rawat jalan, menanggung risiko penyakit kritis, dan sebagainya?

Dengan mengetahui jenis asuransi kesehatan yang dibutuhkan, akan memudahkan kamu saat memilih asuransi kesehatan nantinya.

Selain itu, kamu juga sebaiknya memilih asuransi dengan besaran premi yang sesuai dengan kemampuan keuanganmu. Memilih asuransi dengan besaran premi diluar kemampuan keuangan hanya akan menyulitkan kamu saat proses pembayaran premi nanti.

KLIK INI:  4 Manfaat Daun Jeruk Purut, Poin Terakhir Paling Didambakan Pria Dewasa

4. Proses klaim yang mudah

Selain memastikan kalau perusahaan asuransi memiliki rumah sakit rekanan yang luas, memastikan proses klaim yang mudah juga harus kamu pertimbangkan saat memilih asuransi kesehatan.

Proses klaim yang sulit, lambat, dan tidak jelas hanya akan mempersulit kamu saat ingin merasakan manfaat yang ditawarkan oleh asuransi kesehatan.

5. Rumah sakit rekanan yang luas

Ketika memilih asuransi kesehatan, cari tahu juga apakah perusahaan asuransi tersebut memiliki rumah sakit rekanan yang luas. Jangan sampai memilih asuransi kesehatan yang menawarkan perlindungan terhadap berbagai penyakit, tapi asuransi tersebut hanya diterima di beberapa rumah sakit saja.

Jadi, pastikan rumah sakit rekanan asuransi tersebut tersebar luas di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk wilayah domisili kamu saat ini. Dengan begitu, kamu bisa menggunakan asuransi kesehatan ini dengan mudah.

6. Kebijakan double claim

Double claim adalah fasilitas yang memungkinkan kamu sebagai nasabah untuk mengajukan klaim ke dua perusahaan asuransi yang berbeda apabila asuransi kesehatan pertama tidak mencukupi. Sebagai contoh, kamu punya dua asuransi, kemudian harus dirawat inap selama dua hari dengan biaya Rp500 ribu.

Sementara itu, asuransi pertama hanya memberikan uang pertanggungan sebesar Rp300 ribu per harinya. Nah, untuk menutupi kekurangan Rp200 ribu tersebut, kamu mengajukan double claim di perusahaan asuransi kedua sehingga kamu tidak perlu membayar uang yang kurang tersebut.

KLIK INI:  Menteri Kesehatan: 82 Persen Keluarga Indonesia Tak Sehat, Germas Jadi Tantangan

Fasilitas double claim ini akan sangat membantu kamu ketika menghadapi situasi seperti ini. Jadi, carilah perusahaan asuransi yang memiliki kebijakan double claim serta pahami syarat dan cara klaimnya.

7. Pilih pertanggungan asuransi kesehatan murni

Jika sudah memiliki investasi, akan lebih baik jika memilih asuransi kesehatan murni saja. Dengan begitu, kamu bisa merasakan manfaat asuransi kesehatan secara maksimal.

Hal ini tentu berbeda ketika kamu memilih asuransi unit link di mana premi yang kamu bayarkan akan dibagi menjadi 60 persen untuk investasi dan 40 persen untuk asuransi kesehatan sehingga kamu tidak bisa 100 persen merasakan manfaat investasi maupun asuransi.

KLIK INI:  Bagaimana Mengetahui Kadar Gula Makanan dan Minuman Kemasan?