Mengapa Tumbuhan Harus Beradaptasi dengan Lingkungannya?

oleh -782 kali dilihat
Mengapa Tumbuhan Harus Beradaptasi dengan Lingkungannya
Ilustrasi - Foto/Pixabay

Klikhijau.com – Bila diperhatikan secara seksama, tumbuhan yang hidup di alam juga bertumbuh dan berkembang selayaknya manusia.

Jika manusia sangat piawai beradaptasi dengan situasi alam dan lingkungannya, tumbuhan pun demikian. Tumbuhan memiliki kemampuan dalam hal menyesuaikan diri terhadap lingkungan. Kemampuan inilah yang kemudian disebut adaptasi.

Yah, tumbuhan memiliki kemampuan beradaptasi dengan lingkungannya. Mengapa harus beradaptasi? Dan bentuk adaptasi seperti apa saja yang dilakukan tumbuhan agar bertahan hidup?

DIkutip Kompas.com dari Natural History Museum, tumbuhan telah hidup di bumi sejak 500 juta tahun lalu. Sejak itu, tumbuhan mengalami proses beradaptasi bahkan melakukan evolusi hingga saat ini.

KLIK INI:  5 Tumbuhan yang Bisa Jadi Racun Ikan Alami, Satunya Paling Familiar di Sulawesi
Mengapa tumbuhan beradaptasi?

Seperti dibahas diawal bahwa adaptasi tumbuhan adalah cara tumbuhan menyesuaikan diri pada lingkungan tertentu.

Tujuan dari adaptasi ini adalah upaya tumbuhan bertahan dalam lingkungan tertentu.

Adaptasi pada tumbuhan dilakukan untuk mendapat makanan, menyesuaikan diri, menjaga keberlanjutan hidup, dan mempertahankan eksistensi spesiesnya di alam.

Singkatnya tumbuhan memang harus beradaptasi agar tumbuhan tetap bertahan hidup dalam segala situasi. Nah, menarik bukan, kemampuan adaptasi tumbuhan?

KLIK INI:  Nggak Perawan Lagi, Cara Slank Mengajak Kita Melihat Kerusakan Alam

Tiga cara adaptasi tumbuhan

Untuk memahami lebih dalam mengenai adaptasi pada tumbuhan, terlebih dahulu dijelaskan tentang cara adaptasi pada tumbuhan. Setidaknya ada tiga cara adaptasi tumbuhan antara lain adaptasi morfologi, adaptasi fisiologi, dan adaptasi tingkah laku.

Ketiga proses adaptasi ini memiliki ciri khasnya, ayo kita simak pembahasannya berikut ini:

#Adaptasi Morfologi

Adaptasi morfologi adalah bentuk penyesuaian diri tumbuhan dengan lingkungannya yang ditandai dengan adanya perubahan bentuk pada tumbuhan. Perubahan bentuk bisa terlihat pada daun, akar, dan batang tumbuhan.

Contoh paling sederhana bisa dilihat pada tanaman kaktus yang tumbuh di gurun. Dedaun tanaman kaktus bentuknya kecil-kecil untuk mengurangi penguapan. Begitu pula dengan batangnya yang tebal dan berair serta akarnya yang panjang untuk menyerap air. Duri pada kaktus juga berguna untuk meminimalkan penguapan.

Contoh lainnya dapat dilihat pada bunga mawar yang berduri. Ternyata duri pada bunga mawar adalah cara tanaman ini melindungi dirinya dari gangguan hewan atau manusia.

KLIK INI:  Mengenal Daftar Merah IUCN, Latar Belakang dan Sejarahnya
#Adaptasi Fisiologi

Adaptasi fisiologi adalah bentuk penyesuaian diri tumbuhan terhadap lingkungan dengan menyesuaikan fungsi alat tubuhnya. Sebagai contoh dapat dilihat pada Mawar yang memiliki warna mahkota bunga yang menawan untuk menarik perhatian serangga penyerbuk.

Contoh lainnya dapat diamati pada pohon bakau di daerah pesisir yang dengan akar gantungnya berguna untuk pernafasan di saat air pasang.

#Adaptasi Tingkah Laku

Adaptasi tingkah laku pada tumbuhan adalah bentuk penyesuaian diri yang diperlihatkan dengan tingkah lakunya pada lingkungan. Proses adaptasi tingkah laku dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain faktor cahaya, sentuhan, suhu, air, gravitasi, dan lainnya.

Sebagai contoh adaptasi terhadap cahaya diperlihatkan oleh tumbuhan polong-polongan semisal petai cina saat kondisi gelap. Jika sedang gelap, tekanan tangkai daun petai cina akan menurun, menyebabkan dedaunnya tampak layu.

Contoh lainnya dapat pula diamati pada bunga pukul empat yang layu di pagi hari dan mekar pada sore hari karena pengaruh cahaya.

Contoh adaptasi tumbuhan

Berikut beberapa contoh adaptasi tumbuhan pada lingkungan yang menarik diamati:

  • Teratai tumbuh di air. Tanaman ini menyesuaikan diri dengan bentuk daunnya yang lebar dan tipis serta stomata yang banyak di permukaan daun. Ini berfungsi untuk memperbesar penguapan.
  • Tanaman putri malu akan mengatupkan daunnya untuk melindungi diri dari serangan herbivor. Saat daunnya mengatup dan tampak layu, hewan yang tadinya akan memakannya akan mengurungkan niatnya.
  • Eceng gondok yang memiliki batang menggembung membantu tanaman ini untuk bisa mengapung di permukaan air.
  • Bakau api-api yang hidup di rawa memiliki akar napas yang tumbuh di atas air. Bagian ini berfungsi untuk mengambil oksigen di udara.

Demikian pembahasan singkat mengenai proses adaptasi pada tumbuhan, semoga menambah wawasan kita semua!

KLIK INI:  Mengenal Tanaman Hidrofit, Pengertian, Ciri dan Contohnya