Mendengar Suara Lingkungan dari Grup Kasidah Legendaris, Nasida Ria
Klikhijau.com – Berawal dari Semarang, Jawa Tengah grup kasidah, Nasida Ria kemudian “menguasai” Indonesia. Grup musik ini terbentuk pada tahun 1975. Lagu-lagunya mudah diterima kalangan pencinta m...
Musik, sarana komunikasi
Salah satu fungsi yang penting dari musik menurut Ade Fajrul dalam Merriam (2019), yakni kesempatan yang ia berikan untuk beragam ekspresi emosional berupa pelepasan tentang pikiran-pikiran dan ide-ide yang tidak dapat diekspresikan, korelasi dari beragamnya emosi dengan musik, peledakan dari kreativitas dan ekspresi kelompok. Musik juga tidak hanya sebagai seni, tapi sebagai sarana komunikasi untuk menyampaikan gagasan dan pesan kepada manusia yang lain. Pada lagu-lagu Nasidah Ria, selain musik sebagai seni, musik juga sebagai penyampai pesan melalui liriknya. [irp] Lagu grup kasidah legendari Indonesia ini kaya akan pesan moral yang patut diberi apresiasi. Salah satu lagunya bisa menjadi bahan renungan dan cemeti bagi manusia yang suka merusak keindahan alam. Judul lagu itu adalah Lingkungan Hidup, dirilis pada tahun 1982. Meski telah lama dirilis, tapi tetap relevan hingga kini. Berikut lirik lagunya:Lingkungan Hidup
Desamu desaku desa yang indah permai/Desamu desaku desa yang indah permai/Air mengalir jernih udara segar bersih/Hewan terlindung tanam tanaman subur[koor]
Desamu desaku desa yang indah permai/Desamu desaku desa yang indah permai/Air mengalir jernih udara segar bersih/Hewan terlindung tanam tanaman subur
Reff
Itulah lingkungan hidupmu/Nikmat dan kurnia tuhanmu/Itulah lingkungan hidupmu/Nikmat dan kurnia tuhanmu/Yang harus kau syukuri/Agar tetap lestari/Pencemaran dan pengrusakan hindari
[koor]
Desamu desaku desa yang indah permai/Desamu desaku desa yang indah permai/Air mengalir jernih udara segar bersih/Hewan terlindung tanam tanaman subur/Hutan lebat jangan kau gunduli/Air udara jangan kau cemari/Hutan lebat jangan kau gunduli/Air udara jangan kau cemari/Dan usahakan selalu/Ridho tuhan padamu/Agar bencana alam tak menimpamu
[koor]
Desamu desaku desa yang indah permai/Desamu desaku desa yang indah permai/Air mengalir jernih udara segar bersih/Hewan terlindung tanam tanaman subur/Desamu desaku desa yang indah permai/Desamu desaku desa yang indah permai/Desamu desaku desa yang indah permai.
[irp] Lagu di atas kaya akan pesan lingkungan. Coba simak larik Hutan lebat jangan kau gunduliAir udara jangan kau cemari/Hutan lebat jangan kau gunduli/Air udara jangan kau cemariDan usahakan selalu/Ridho tuhan padamu/Agar bencana alam tak menimpamu. Pada lirik tersebut, dengan tegas Nasida Ria melarang menggunduli hutan, air dan udara jangan dicemari. Sebab jika itu terjadi maka siap-siapkan menerima timpaan musibah. Dan hal tersebut telah terbukti sekarang ini. Banyak bencana alam menimpa manusia karena ulahnya sendiri merusak alam, termasuk menggunduli hutan. Kesegaran desa yang indah permai pun banyak digerus dengan alasan pembangunan dan perbaikan ekonomi. Hal ini membuat banyak desa mulai juga kekurangan air bersih dan kehilangan ciri khasnya di mana Hewan terlindung dan tanam tanaman subur. Semoga saja melalui lagu Lingkungan Hidup dari grup kasidah modern Nasida Ria, kita bisa merenungi dan memetik pesan pentingnya menjaga lingkungan. [irp]