Mendebarkan, Indonesia Terancam Kekeringan karena Kemarau Panjang?

oleh -628 kali dilihat
Mendebarkan, Indonesia Terancam Kekeringan karena Kemarau Panjang?
Ilustrasi kekeringan/foto-metropekanbaru.com
Irhyl R Makkatutu
Latest posts by Irhyl R Makkatutu (see all)

Klikhijau.com – Puncak kemarau diperkirakan akan berlangsung Agustus hingga September. Jika ada puncak tentu akan ada pula waktu sebelum sampai ke puncak. Pun akan ada waktu untuk meninggalkan puncak. Maka kemarau bisa lebih panjang dari perkiraan.

Kini dampak dari kemarau telah membuat beberapa provinsi di Tanah Air mulai diintai kekeringan. Hal itu sesaai data per 22 Agustus.

Ketujuh provinsi itu adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat hingga Kalimantan Selatan. Kekeringan juga mengintai Jakarta dan Banten.

KLIK INI:  Hujan Buatan Akan Disiapkan Hadapi Kemarau Panjang

Bencana itu berdampak pada seratus lebih kabupaten/kota, lebih dari enam ratus kecamatan, dan melanda lebih dua ribu kelurahan dan desa. Data tersebut dikeluarkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG

Lebih mengkhawatirkan lagi, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG memprediksi puncak musim kemarau berlangsung Agustus hingga September 2019. Awal musim hujan diprediksi pada awal November 2019, sehingga kekeringan diperkirakan bakal meluas.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB mengungkapkan, sebanyak 63 juta liter air telah didistribusikan ke sejumlah daerah. Terutama untuk daerah yang berstatus tanggap darurat dan terdampak kekeringan.

KLIK INI:  Antisipasi Karhutla di Puncak Kemarau, Tim Patroli Terpadu Semakin Digiatkan

Hal tersebut tentu melahirkan banyak pertanyaan dan kecemasan, sebab Indonesia merupakan salah satu negara terkaya dalam sumber daya air karena menyimpan 6% potensi air dunia, tetapi negara ini terancam kehabisan air.

Sumber air melimpah Indonesia tercantum dalam laporan badan kerja sama lintas negara, Water Environment Partnership in Asia (WEPA).

Meski Indonesia kaya akan sumber air, pemerintah memprediksi musim kemarau tahun ini bakal mengakibatkan 48.491.666 jiwa terancam kekeringan di 28 provinsi. Apalgi diprediksi kemarau tahun ini akan lebih kering dari 2018 lalu.

KLIK INI:  Waspada Kemarau Panjang 2019, KLHK akan Intensifkan Pengendalian Karhutla