Mencemaskan, Skenario Kepunahan Manusia Sedang Berlangsung

oleh -559 kali dilihat
Mencemaskan, Skenario Kepunahan Manusia Sedang Berlangsung
Skenario kepunahan manusia sedang berlangsung/Foto-Youtube
Irhyl R Makkatutu

Klikhijau.com – Ada hal mengagetkan yang diungkap sebuah penelitian. Mereka memprediksi kepunahan manusia akan terjadi dalam 30 tahun mendatang. Hal tersebut merupakan dampak yang ditimbulkan perubahan iklim.

Laporan hasil penelitian itu dikeluarkan Breakthrough National Center for Climate Restoration dengan judul Existential Climate-Related Security Risk: A Scenario Approach oleh David Spratt dan Ian Dunlop pada tahun lalu, 2018.

Mereka berpendapat bahwa manusia sedang berada pada situasi unik, dengan suhu tinggi yang belum pernah dirasakan sebelumnya serta jumlah populasi penduduk bumi hampir delapan miliar orang.

KLIK INI:  Akibat Perubahan Iklim, Beragam Tanaman Purba ini "Bangkit" Lagi seperti Zombie

Penelitian mereka menggunakan pendekatan skenario dengan menitikberatkan pada tiga hal, yaitu scientific reticence (sikap diamnya pada ilmuan), exixtential risk (risiko eksistesial), exixtential risk management (manajemen risiko eksistensial), discussion (diskusi) dan policy recommendation (rekomendasi kebijakan). Mereka menggarisbawahi skenario kepunahan di mana manusia tidak mampu lagi bertahan hidup pada akhir 2050.

Laporan penelitian itu menguraikan tiga pemahaman yaitu pemahaman risiko, pemahaman saintis, dan pemahaman politik sehingga para pemimpin dunia dapat bertindak cepat dalam menghadapi ‘skenario’ kepunahan umat manusia.

‘Skenario 2050’ di mana manusia menghadapi kehancuran dalam tiga dekade. Skenario ini berdasarkan dari studi yang panjang dengan adanya pola yang konsisten dan terperinci sehingga menghasilkan model, terkuantifikasi (numerik), tetapi juga secara singkat mencatat kemungkinan lebih: permukaan laut, lapisan es kutub dan beberapa umpan balik siklus karbon.

KLIK INI:  Dampak Perubahan Iklim, Sekjen PBB: Perjanjian Paris Saja Belum Cukup
  • Dekade pertama: 2020 – 2030

Terjadi kenaikan suhu di bumi. Suatu studi menyebutkan bahwa kadar karbondioksida telah mencapai 437 ppm. Angka ini belum pernah tercapai dalam 20 tahun terakhir. Planet bumi sendiri sudah menghangat sekitar 1.6 derajat Celsius atau 2,8 derajat Fahrenheit.

  • Dekade kedua: 2030 -2050

Tahun 2030 terjadi puncak emisi. Setelah itu perlahan berkurang. Namun tetap terjadi umpan balik siklus karbon dan penggunaan bahan bakar fosil yang berkelanjutan sehingga diperkirakan suhu akan naik sekitar 3 derajat Celsius di antara tahun 2030an hingga 2040an.

  • Dekade 2050

Pada tahun 2050 diperkirakan akan ada konsensus ilmiah terkait titik kritis lapisan es di Greenland dan Antartika Barat dengan pemanasan 2 derajat Celsius.

KLIK INI:  Bencana Karena Krisis Iklim Terjadi Setiap Pekan, Ini Imbauan PBB!

Pada dekade ini, dampaknya terhadap manusia sudah tidak bisa disangkal lagi. Sebanyak 55% populasi global akan menjadi subyek dan panas mematikan selama 20 hari. Selama hari-hari itu manusia akan sulit bertahan dalam kondisi tersebut.

Amerika Utara akan mengalami cuaca ekstrem, kebakaran hutan, kekeringan dan gelombang panas. Tidak ada musim hujan di Tiongkok sehingga sungai-sungai besar di Asia hampir kering. Sementara di Amerika Tengah turun curah hujan menurun hingga setengahnya.

Di seluruh Afrika Barat terjadi kondisi panas yang mematikan dan akan terjadi selama lebih dari 100 hari dalam setahun. Penduduk di negara-negara miskin tidak bisa mendapat akses ke penyejuk udara (AC) untuk membantu mereka bertahan hidup dalam suhu panas.

Dengan kondisi cuaca ekstrem itu mempengaruhi produksi makanan. Jumlah pasokan makanan tidak cukup untuk memberi makan populasi dunia sehingga lebih dari satu miliar orang diperkirakan akan terlantar.

Masalah kemudian berlanjut pada wabah penyakit serta kelaparan dan memicu konflik bersenjata antar negara hingga menjadi perang nuklir. Menurut para ahli skala kehancurannya bisa membuat peradaban manusia berakhir.

KLIK INI:  Perlu Waspada, Bakteri Mematikan Semakin Menyebar karena Perubahan Iklim
Solusi

Solusi atas kemungkinan ‘skenario’ itu, para ahli memberikan rekomendasi. “Setiap negara segera memeriksa peran yang dapat dilakukan sektor keamanan serta menyediakan sumber daya untuk membangun sistem industri yang bebas emisi dan mengurangi karbon di udara demi melindungi peradaban manusia,” ungkapnya.

Menurut mereka kita hanya segera bertindak untuk mencegah kepunahan umat manusia.

*****

Artikel di atas saya temukan di aksiografi.com ditulis MG Zainal dengan judul Skenario Kepunahan Manusia Sedang Berlangsung. Hasil penelitian itu tentu saja sangat mencemas, sebab kisah manusia di dunia akan berakhir.

KLIK INI:  Intensi Bersama Menjaga Laut Nusantara