Menatap Kerentanan Kupu-Kupu Pattunuang di Tengah Tekanan Iklim

Menatap Kerentanan Kupu-Kupu Pattunuang di Tengah Tekanan Iklim
Menatap Kerentanan Kupu-Kupu Pattunuang di Tengah Tekanan Iklim, - Foto: Umy Qalzum Hafid
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Gemericik aliran sungai Pattunuang dan tarian sayap beraneka warna yang memanjakan mata, tersingkap sebuah perenungan mendalam tentang bagaimana alam menjaga refleksinya yang paling rapuh sekaligus menakjubkan. 

Kehadiran kupu-kupu endemik di kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, ini bukan hsnya pemandangan estetis dari kepakan lambat sang kupu-kupu kertas atau pemanis bentang karst yang megah, eksistensinya menjadi pengingat akan keagungan Sang Pencipta yang menganyam keseimbangan ekosistem dengan sangat presisi.

Ketika kita menyaksikan makhluk kecil yang tangguh ini berjuang di antara ritme iklim, kepungan cuaca, dan ancaman nyata dari tangan manusia, terselip rasa syukur yang menyeruak, bahwa di balik kerapuhan bentuknya, tersimpan simfoni kehidupan yang mengajarkan kita untuk tunduk dan menjaga harmoni alam, bukan merusaknya.

Dinamika Kehidupan dan Pesona Kupu-Kupu Kertas
Kupu kupu merupakan salah satu fauna endemik dari salah satu daerah wisata di Maros yaitu Pattunuang, kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Kondisi alam yang asri dan masih terjaga merupakan salah satu alasan mengapa populasi mereka sangat melimpah di daerah ini.

Kondisi alam yang meliputi suhu, kelembapan udara, sedikitnya predator alami dan melimpahnya makanan untuk mereka seperti nectar dari jambu air yang banyak tersedia di Kawasan ini. Kupu-kupu juga merupakan salah satu objek kajian yang menarik Ketika membahas tentang fauna endemic di suatu wilayah, mengingat hewan ini tidak dapat kita temui pada semua tempat.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2
Editor

Arman Jaya

Bergiat di isu-isu ekososial, pesisir dan pedesaan