Menularkan Spirit Hidup Hijau Versi penuh
Wisata Alam

Memukau, Jepretan Kece Fotografer Ini Tunjukkan Eksotika Gugusan Karst Maros-Pangkep

Klikhijau.com - Suatu pagi di hari Minggu 30 Juni 2019, langit tampak cerah di daerah Maros-Pangkep. Orang-orang berduyung-duyung dengan sepeda. Hari itu, sedang ada event menarik bertajuk “Jelajah...

Oleh Redaksi 01 Jul 2019 05:18 2 menit baca
Klikhijau.com - Suatu pagi di hari Minggu 30 Juni 2019, langit tampak cerah di daerah Maros-Pangkep. Orang-orang berduyung-duyung dengan sepeda. Hari itu, sedang ada event menarik bertajuk “Jelajah Geopark Maros-Pangkep 2019”. Kegiatan ini dipusatkan di Tonasa Park, sebuah lokasi ekowisata yang belakangan menyita perhatian publik karena gugusan karst-nya. Seperti diketahui, gugusan karst Maros-Pangkep adalah kawasan karst terbesar kedua di dunia setelah China. Lokasinya berada sekitar 100 kilometer dari utara kota Makassar. Luas area karst Maros-Pangkep sebesar 43.750 hektar, tetapi sekitar 23.750 hektar masuk dalam Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, sedangkan 20 ribu hektar lainnya adalah lokasi pertambangan. [irp posts="3840" name="Karst dan Gua Purba di Maros-Pangkep serta 3 Hal Fenomenal di Baliknya"] Jelajah geopark Maros-Pangkep 2019 digelar dengan beberapa kegiatan antara lain jelajah sepeda, fun camping,dan yang tidak kalah menariknya adalah selfie contest. Klikhijau.com menemukan beberapa foto yang memukau di event ini karya seorang fotografer bernama Ahmad Irfan. Foto karyanya itu sempat dishare di akun Facebook pribadinya dan menuai banyak pujian. [caption id="" align="aligncenter" width="650"] Foto-Ahmad Irfan[/caption]
Saat foto berbicara
Pengambilan gambar dilakukan antara jam 9 hingga 10 pagi secara mandiri dengan teknik 4K burst, kamera dipasang memakai tripod lalu Ahmad Irfan bergerak bebas di depannya. Jepretan ini menggunakan kamera Lumix GF9. Menghasilkan gambar-gambar yang ekspresif dengan latar gugusan karts Maros-Pangkep bernuansa klasik. [caption id="" align="aligncenter" width="650"] Foto-Ahmad Irfan[/caption] Salah satu gambar yang cukup instagramable adalah foto bersepeda sendirian yang membelakangi gugusan batu mirip kuda berdiam di dekat sebuah monumen. Di akun facebook-nya, Ahmad Irfan menulis kalimat khusus untuk karyanya ini: Lalu pada suatu pagi aku melalui jalan berbeda, hingga kemudian kita bersua di jalur yang sama hingga pada sore hari. Banyak yang mengomentari dan mengapresiasi foto ini, karena pengambilan gambarnya yang tepat dan tempatnya yang indah. [caption id="" align="aligncenter" width="650"] Foto-Ahmad Irfan[/caption] Perihal lomba selfie contest, apakah foto-foto Ahmad Irfan ini bakal jadi juara di event kali ini? Ahmad Irfan menyerahkan sepenuhnya pada dewan juri, tetapi ia merasa tidak rela bila yang menang tak lebih bagus dari fotonya. Apa pun itu, foto-foto berlatar alam semesta memang tak ada tandingannya. Terutama karena dari foto itulah eksotika suatu tempat terpajang jelas, sehingga memikat kita mengunjungi tempatnya. Betapa indahnya negeri ini—mengingatkan kita agar selalu menjaganya. [caption id="" align="aligncenter" width="650"] Foto-Ahmad Irfan[/caption] [irp posts="5255" name="Ulama Palestina Ini Terpukau Pesona Alam Karst Rammang-Rammang Maros"]
Topik terkait
#karst maros-pangkep #selfie contest #karst terbesar kedua dunia #ahmad irfan