Memetik Pelajaran dari Burung Elang Demi Hidup yang Lebih Hidup

Klikhijau.com – Dengan sepasang kaki yang kuat dan kuku tajam melengkung. Hampir tidak ada mangsa yang bisa lepas dari cengkraman elang. Kaki dan kuku yang kuat itu, ditambah pula dengan penglihata...

Memetik Pelajaran dari Burung Elang Demi Hidup yang Lebih Hidup
Bacakan Artikel

Untuk dapat terbang dan bertahan di udara dengan penuh kesabaran, elang muda akan belajar dari induknya.

Kegigihan belajar itu, dapat menjadi spirit bagi kita untuk menirunya dengan cara jangan pernah berhenti belajar, sebab belajar itu bisa seumur hidup.



  • Kesempatan hidup baru



Burung elang memiliki usia yang cukup panjang, yakni bisa   mencapai usia 70 hingga 75 tahun. Untuk bertahan hidup selama itu, elang butuh perjuangan. Saat  usia 40 tahun, seekor elang  dihadapkan pada dua pilihan, yakni menunggu kematiannya atau siap melalui proses transformasi.

Elang akan memilih yang pilihan kedua, ia akan  berdiam diri di sarangnya yang tinggi di puncak gunung selama 150 hari.

Elang melakukan itu untuk meregenerasi tubuhnya sendiri. Ia akan  akan berusaha melepaskan paruhnya.

Setelah lepas dengan sabar ia akan  menunggu paruh barunya tumbuh kembali. Paruh yang baru itu akan ia gunakan mencabuti bulu-bulunya.

Elang kemudian akan menunggu cakar dan bulunya tumbuh kembali. Setelah habis masa regenerasinya selama 150 hari. Ia akan  kembali menjalani kehidupannya dengan spirit yang baru.



  • Tingkatkan potensi diri



Elang adalah satwa yang suka tantangan. Ia suka terbang tinggi, semakin tinggi ia terbang, maka akan  kencang semakin kencang pula menerpa tubuhnya.

Kebiasaan itu bisa jadi pelajaran untuk selalu meningkatkan potensi diri dengan cara terbang lebih tinggi menantang masalah dan menaklukkannya. Namun, jangan pernah merasa sombong.



  • Meninggalkan hal yang kurang baik



Elang tak begitu menyukai bangkai. Ia lebih suka berburu mangsa yang lebih segar. Artinya elang tidak suka meraih sesuatu tanpa perjuangan.

Ini bisa jadi pelajaran bahwa untuk mendapatkan buruan (pekerjaan, rezeki dll) yang baik butuh perjuangan, jangan menempuh hal-hal instan dan negatif.



  • Berkawan dengan badai



Burung elang adalah penantang badai. Karena sering menantang badai (angin) di angkasa, pada akhirnya ia berkawan dengan badai sudah itu sendiri.

Elang adalah jenis burung yang tidak menghindari badai. Jadi, jika ingin berhasil dan menjadi tangguh, maka berdamailah dengan badai. .



  • Hidup mandiri



Elang lebih suka beterbangan sendiri atau berburu sendiri. Ia punya semangat mandiri yang besar. Kemandiriannya itu bisa menjadi pelajaran bagi kita, agar tidak terlalu menggantungkan hidup pada uluran tangan orang lain.

Jadi, belajar dari satwa, khususnya elang bukanlah hal buruk, sebab bisa menjadikan hidup kita lebih hidup dan berwarna.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2