Memanfaatkan Sampah Botol Plastik Untuk Membuat Kebun Hidroponik, Ini Tipsnya!
Klikhijau.com - Riset menunjukkan, Indonesia menjadi negara penyumbang plastik nomor dua di dunia setelah Cina. Sebagian besar terbuang sembarangan, sebagian lagi mencemari lautan. Bayangkan, dipe...
Klikhijau.com - Riset menunjukkan, Indonesia menjadi negara penyumbang plastik nomor dua di dunia setelah Cina. Sebagian besar terbuang sembarangan, sebagian lagi mencemari lautan.
Bayangkan, diperkirakan ada sekitar 8 juta ton sampah plastik yang dibuang ke lautan setiap tahun di dunia. Jambeck, et.al (2015) pernah mempublikasikan dalam penelitiannya yang berjudul Plastic Waste Inputs From Land Into The Ocean.
Oleh sebab itu, kita perlu melakukan aksi bersama mengendalikan penggunaan plastik. Banyak aksi kecil bisa dilakukan antara lain penggunaan tumblr, membawa tas belanja, atau daur ulang sampah plastik.
Sahabat hijau, daripada sampah plastik dibuang sembarangan, Anda dapat mengumpulkan dan menukarnya dengan rupiah di bank sampah terdekat.
Selain itu, sahabat hijau juga bisa memanfaatkan sampah plastik dengan beragam kreativitas. Satu yang bisa dilakukan adalah membuat kebun hidroponik sederhana di rumah kita.
Kali ini, Klikhijau.com akan membahas tentang cara menanam hidroponik dengan botol bekas. Aksi kecil bermanfaat ini akan berkontribusi terhadap lingkungan hidup.
Faktanya, membutuhkan waktu ratusan tahun untuk sampah plastik hancur dalam tanah. Sementara, bila dibakar akan mencemari udara dan membahayakan kesehatan kita.
Berikut ini, kami akan membahas delapan cara menanam hidroponik, seperti dikutip Budidaya.com.
[irp]
-
Memilik botol plastik yang sesuai
-
Memodofikasi bentuk botol
-
Memberikan lubang pori-pori drainase
-
Menyiapkan media tanam pengganti tanah
-
Mengatur pelatakan botol
-
Membuat sistem pengairan
-
Memberikan pupuk dasar dalam botol
-
Menanam dan merawat tanaman